LETKOL ARH GT H HASTO RESPATYO, Gaya Penulisan Berbeda

36

Kepala Pendam III/Siliwangi Letkol Arh G.T.H. Hasto Respatyo, S.T mengajak seluruh rekan-rekan wartawan untuk sama-sama meningkatkan kinerja dan kerjasama lebih baik lagi untuk kemajuan bersama.

“Kerjasama Pendam III/Siliwangi dengan rekan-rekan wartawan yang selama ini sudah berjalan baik.  Melalui kegiatan silaturahmi, kita  ingin lebih meningkatkan kerjasama yang lebih baik lagi,”ujar Kapendam Hasto dalam acara silaturahmi dan halal bihalal bersama insan media yang tergabung dalam Jurnalis Siliwangi Indonesia ,Prajurit serta PNS Pendam III/Siliwangi yang berlangsung  di Aula Mapendam Jalan Aceh Bandung, Kamis (5/7) lalu.

Saya selaku Kapendam beserta jajaran Pendam III/Siliwangi akan terus menjaga dan meningkatkan talisilaturhmi dengan rekan-rekan media, baik secara dinas maupun diluar dinas. Karena bagi saya keberhasilan dalam menjalankan tugas sebagai Kapendan, tentunya tidak terlepas dari kerjasama dan dukungan rekan-rekan wartawan semua, terutama yang tergabung dalam Jurnalis Siliwangi Indonesia.

“Saya selaku pimpinan Pendam Siliwangi yang baru menjabat sebulan lebih, tentunya mengharapkan masukan dan saran dari rekan2 wartawan untuk kebaikan dan kelancaran tugas kita bersama,” ujar  Hasto.

Kita juga akan aktifkan kembali Media Center Kodam III/Siliwangi, nanti akan kita siapkan kembali sarana pendukung kerja untuk rekan2 wartawan yang akan membuat berita atau untuk mendapatkan informasi dan klarifikasi apa-apa kegiatan yang akan dilaksanakan, sedang dilaksanakan dan sudah dilaksanakan untuk disosialisasikan agar masyarakat Jabar –Banten mengetahui aktifitas Kodam III/Siliwangi.

“Silakan mamfaatkan falitas di Media Centar Kodam III/Siliwangi”, ujar mantan Waaster Kodam VI Mulawarman ini.

Kapendam juga mengapresiasi semua karya jurnalis rekan-rekan wartawan atas responsif pembuatan pemberitaannya dengan gaya penulisan dan pemberitaan masing-masing. Memang dalam membuat berita setiap wartawan memiliki gaya penulisan yang berbeda-beda. Ibaratnya ada gaya musik dangdut, rock, slowrock, klasik dan pop. “Semua itu kita hargai karena memiliki nilai dan kwualitas tersendiri,” tambah Hasto. (E-11)***