Ada Ganjalan Berangkatkan Jemaah Haji dari Kertajati

26

BISNIS BANDUNG –  Jemaah haji asal Jawa Barat tahun ini belum bisa diberangkatkan dari Bandara Internasional Kertajati. Alasannya, bandara terbesar kedua di Indonesia itu belum difungsikan melayani penerbangan haji.

” Lantaran  memerlukan asrama haji, maka tahun ini  bandara Kertajati  belum bisa digunakan sebagai embarkasi,” kata Menteri Agama,Lukman Hakim Saifudin,  pekan ini.

Lukman berharap Bandara Kertajati sudah bisa mengangkut jemaah haji asal Jawa Barat pada tahun depan. ” Insya Allah  tahun  depan,” ucap dia.

Menurut Lukman, setiap bandara yang menjadi embarkasi atau titik pemberangkatan dan kedatangan haji mensyaratkan adanya asrama haji yang berdekatan. Saat ini, asrama haji yang tersedia untuk Jawa Barat ada di Bekasi, yang lebih dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kementeriannya berencana membangun asrama haji di daerah paling dekat dengan Bandara Kertajati. Menurut dia, rencana ini sedang dalam tahap pematangan.

Mengganjal

Ketua DPRD Jabar, Ineu Prwadewi menungkapkan BIJB itu bandara kebanggaan seluruh masyarakat Jawa Barat dan akan lebih bangga lagi kalau  segera memberangkatkan jemaah haji.

Ineu menuturkan optimisme BIJB bisa dipergunakan untuk penerbangan haji bagi calon jamaah haji asal Jawa Barat karena bandara terbesar kedua di Indonesia tersebut sudah beroperasi melayani penerbangan komersial.

“BIJB kan sudah melayani penerbangan ke Surabaya, Bali dan Balikpapan. Itu sudah jadi modal bahwa Bandara Kertajati siap melayani penerbangan walaupun memang untuk bisa penerbangan haji landasan pacu 3.500 meter,” kata dia.

Namun,  ada sejumlah hal yang masih mengganjal terkait rencana penggunaan Bandara Kertajati digunakan untuk melayani penerbangan haji seperti landasan pacu, keberadaan asrama haji hingga embarkasi di Kabupaten Majalengka.

“Saya belum koordinasi lagi dengan pihak-pihak terkait mengenai BIJB untuk penerbangan haji ini, tapi saya kira masalah-masalah tersebut bisa diatasi. Karena untuk penerbangan haji itu ada masalah-masalah teknis yang harus dilengkapi oleh bandara,” kata dia.

Ia menuturkan pembangunan asrama haji sangat penting untuk memfasilitasi para jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji dan diharapkan lokasi asrama haji tidak jauh dari lokasi Bandara BIJB Kertajati, Majalengka.

“Intinya kami dari legislatif akan terus berupaya agar BIJB ini bisa digunakan untuk penerbangan haji,” kata dia.(B-002)***