Produk Seni Kreatif Anak Bangsa Diburu Konsumen Kalangan Remaja

22

BISNIS BANDUNG – Berbagai kreasi anak negeri yang tercipta dari ide-ide segar yang berasal dari pemikirannya tidak kalah kualitas maupun nilai seninya dari produk luar negeri yang selalu jadi patokan tren terutama kalangan anak  muda Indonesia .

Produk lokal asli buatan Amir Hamzah (30), putra daerah ini boleh juga di jadikan tren,bahkan bisa ditiru jejak kreatif dan idenya.Jika biasanya kita mengenakan  kaos bergambar yang sablon atau di bordir,namun beda  untuk yang satu ini.Kaos ini mempunyai gambar atau corak lukisan yang langsung gambar,mulai dari sketsa wajah, pemandangan alam, binatang dan  lainnya.

Amir Hamzah (30), warga RT 03, RW 04, Dusun Batu Rumpil, Desa Mangun Arga, Kec. Cimanggung, Kabupaten Sumedang merupakan seorang kreator seni lukis yang menggunakan media kaos yang dan  hasil karyanya  banyak disukai konsumen di berbagai kota besar di Indonesia , bahkan di Amerika, Belgia dan Malaysia. Hasil karyanya tersebut, Amir  membanderol harga Rp 125.000/kaos, namun jika pemesanan dari luar negeri, ia membanderolnya Rp 300.000 hingga Rp 1,5 juta , termasuk ongkos kirim.

Diakui Amir , kemampuan melukis dilakukan dengan belajar sendiri dan dari pengalamannya . “Awalnya saya hanya iseng menggambar di atas kertas karton, kemudian mencoba melukis di atas kanvas,sampai akhirnya berketetapan melukis di kaos , ” tuturnya.

Amir menceritakan mengulas pengalaman kerjanya,sebelum dia benar- benar terjun sendiri  melukis kaos , pada tahun 2008 hingga 2012 saya bekerja di salah satu galeri di Kota Bandung, disitu saya mulai melukis di atas kaos, rompi kulit, gantungan kunci dari kulit, dan barang lainnya,  tahun 2014 saya mulai membuka galeri lukisan sendiri. Alhamdulillah kini penghasilan saya per-bulan bisa mencapai 5 juta. “Ya minimal 5 juta/bulan, itupun keuntungan kotor,” terang Amir di rumahnya yang sekaligus tempat produksinya,Senin (16/07/2018) kepada BB.

“Selama ini untuk pemasaran, saya  lakukan lewat media sosial, bahkan  pada tahun 2014 lalu, saya mendapatkan pesanan dari orang Amerika, Belgia dan Malaysia, Alhamdulillah pesanannya rutin hampir 2 tahun lamanya,” kata dia.

Menurut Amir, jika menggambar sketsa wajah, paling bisa beres satu kaos dalam satu hari, namun kalau bukan sketsa wajah, dalam sehari bisa beres lima helai kaos. “Untuk sketsa wajah sesuai permintaan,  mau  langsung dilukis, apa  cukup menunjukkan foto pemesan yang ingin dilukis di atas bajuatau , ”tutur Amir menjelaskan .

Dikatakan, secara umum teknik melukisnya tak jauh berbeda sebagaimana melukis di atas kanvas. Hanya saja, ada perbedaaan pada jenis cat yang digunakan. Namun kesulitan dari usaha seperti saya ini hanya berkesulitan dari segi pemasaran saja.

Dalam pemasaran memang ada sedikit kendala. Selama ini saya hanya mengandalkan pemasaran melalui “Facebook dan Instagram” saja, dan tentunya, lanjut Amir, saya berharap ada perhatian dari pemerintah Sumedang melalui dinas terkait untuk  memberikan wadah penampung para penggiat UMKM menengah ke bawah seperti kami kami disini,agar bisa terus berkarya dan menghasilkan produk produk inovatif lainnya ,yang tentunya akan membawa nama Sumedang lebih terkenal baik di dalam maupun luar negeri.(E-010) ***