“Batara” Gelar Diklat Calon Anggota Baru

26

UNTUK ke tujuh kalinya, komunitas otomotif Bandung Trail Adventure (Batara) menggelar pendidikan latihan (diklat). Kegiatan tersebut diselenggarakan bagi para calon anggota baru. Pada Diklat VII, sebanyak 172 orang ikut serta pada acara tersebut. Kegiatan ini dilakukan Batara sejak tahun 2012 .

Menurut Ketua Batara , Edi Pramana , hal yang ditekankan kepada para calon anggota pada diklat adalah etika dalam berkendara. “Etika berkendara itu yang kita tekankan. Mereka harus memiliki sopan santun, juga ramah lingkungan dalam berkendara terutama di hutan dengan tidak merusak alam pegunungan,”ucapnya, saat membuka dan upacara Diklat VII Batara, di Lapangan Bola Gambol Manggahang Baleendah Kabupaten Bandung, Sabtu (21/7/2018).

Edi bersama sesepuh Batara lainnya menegaskan, para calon dan anggota Batara tidak hanya dituntut cakap dan terampil dalam berkendara. Tetapi mereka pun harus mengetahui dan mengerti ilmu saat melakukan adventure.Dengan kegiatan ini diharap menimbulkan rasa cinta tanah air dengan menanamkan disiplin, kekompakan, sistem satu komando dengan satu tujuan.

Pada diklat anggota baru harus melewati dua tahapan, yaitu teori dan Praktek. Untuk hari pertama berupa teori  berlangsung di Padepokan Seni Giriharja Jelekong. Ada beberapa nara sumber yang  memberikan materi, seperti diuraikan perwakilan Pengprov IMI Jawa Barat yang memberikan paparan mengenai induk organisasi IMI Jawa Barat. Sedangkan dari Kopassus menjelaskan materi tentang pemetaan, pengenalan medan serta materi survival dan evakuasi.

Setelah dibekali materi, seluruh anggota baru Batara secara bersama-sama melakukan konvoy serta  menanam 1000 bibit pohon Suren , hal ini sekaligus membuktikan bahwa Batara merupakan sekumpulan penghobi adventure yang peduli terhadap lingkungan. Maka dari itu untuk anggota Batara angkatan 7 diberinama “BATARA SS” (Batara Seribu Suren).

Diklat praktek dilaksanakan di hari kedua. Para peserta diklat dibagi beberapa kelompok didampingi mentornya untuk berjelajah melahap medan yang ada di kawasan Tugu di daerah Manggahang Baleendah yang menjadi tempat keseharian bagi komunitas Batara dalam menikmati olahraga alam terbuka . Perjalanan diklat praktek Batara menempuh perjalanan sepanjang 70 kilometer dengan komposisi trek yang lebih didominasi oleh tanjakan serta turunan curam, mampu memacu adrenalin setiap offroader. Musim kemarau yang berdebu membuat para offroader harus rela berjibaku dengan trek kering dan berdebu. Iringan konvoy para anggota Batara dan juga komunitas undangan lainnya tetap  semangat  melakukan penjelajahan, apalagi ketika harus berjibaku dengan beberapa tanjakan dan turunan yang ada di treknya.

Tak ada kendala yang dialami oleh seluruh peserta diklat saat mengarungi perjalanan. Para peserta dipastikan tetap dalam keadaan aman, selamat, dan tidak merusak alam. Seluruh peserta kegiatan “Diklat Batara VII” , berakhir dan kembali di Lapangan Bola Gambol Manggahang Baleendah Kabupaten Bandung. Setelah tiba dan berkumpul, seluruh offroader beristirahat sambil menikmati sajian hiburan musik, dan menerima sertifikat sebagai tanda resminya menjadi bagian dari keluarga Bandung Trail Adventure (Batara). (E-002)***