Tangki BBM Kemasukan Air

52

SAAT proses pembakaran, mesin tidak boleh kemasukan material asing. Hal tersebut karena dapat menghambat kinerja mesin dalam menghasilkan  tenaga untuk menggerakkan kendaraan.

Di antara penyebabnya adalah  masuknya air ke dalam tangki BBM  karena menurunnya kekuatan penutup tangki kendaraan atau bahan bakar yang  sudah terkontaminasi air. Adapun beberapa gejala yang dapat ditimbulkan oleh masuknya air ke dalam tangki seperti dilansir dari carfromjapan.com. Pertama adalah konsumsi bahan bakar kendaraan terasa boros. Air yang masuk ke dalam mesin akan membuat pembakaran tak sempurna. Gejala selanjutnya adalah mobil kehilangan akselerasi akibat pembakaran yang tidak sempurna karena adanya air, mobil akan terasa kehilangan tenaga ketika berakselerasi.

Anda jadi harus menekan pedal lebih dalam lagi untuk menghasilkan akselerasi yang diinginkan. Tentu saja hal tersebut membuat konsumsi bahan bakar menjadi berlebih.

Gejala yang mungkin terlihat cukup jelas adalah keluarnya tetesan air atau uap dari saluran pembuangan gas kendaraan. Kondisi ini terjadi karena air yang masuk ke dalam uang pembakaran menguap dan masuk ke dalam saluran pembuangan gas.

Terakhir yaitu mobil tiba-tiba mati saat melaju, juga menjadi salah satu gejala tangki bahan bakar kemasukan air. Karena jumlah air yang masuk ke dalam mesin cukup banyak, proses pembakaran tidak normal.

Jika sudah begini mesin akan sulit untuk dinyalakan kembali. Jika air dibiarkan berlama-lama di dalam tangki risiko kerusakan lebih parah bisa saja terjadi, bahkan menjalar ke komponen lain. (E-002/BBS)***