10 Pemikiran yang Membuat Bos Amazon Kaya Raya

23

MENINGGALKAN posisi sebagai Vice President di sebuah perusahaan manajemen investasi global, D E Shaw & Co, Jeff Bezos malah memilih untuk berjualan buku dengan memanfaatkan internet. Ide yang terdengar cukup gila itu ternyata sukses mengantarkannya menjadi orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan mencapai USD142 miliar.

Banyak orang yang tidak menyangka kehebatan teknologi yang dinamakan internet mampu menciptakan kebudayaan baru. Bezos di usianya yang masih dibawah 30 tahun sudah menyadari hal itu dan mulai untuk berjualan buku secara daring melalui perusahaan buatannya sendiri, Amazon.

Setelah pesanan berdatangan, Bezos akhirnya mulai memikirkan untuk membesarkan Amazon dengan beralih haluan ke bisnis DVD dan juga CD, hingga kemudian Amazon terus memperluas cakupan bisnisnya dengan masuk ke penjualan mainan juga elektronik.

Dari situ sebenarnya terlihat jika seorang Bezos bukanlah orang yang cepat berpuas diri dan konservatif. Dia terlihat mampu secara adil terbuka terhadap hal-hal lain yang memang menjadi kebutuhan konsumen. Selain itu ada juga pemikiran Bezos yang mungkin mau Anda aplikasikan, siapa yang mau kaya? Yuk cek apa-apa saja pemikiran dari si manusia terkaya di dunia ini.

  1. Kegagalan Bagian Tak Terpisahkan dari Penemuan

Bezos pernah menulis kalimat tersebut pada 2014 kepada para pemegang saham Amazon. Disitu dia memperlihatkan bagaimana seorang kaya raya dapat merangkul kegagalan. Menurutnya salah satu cara untuk sukses adalah dengan melakukan percobaan dan gagal.

Nah, berbicara tentang eksperimen, tentu terdapat dua probabilitas, berhasil atau malahan menemui kegagalan. Namun Bezos mengambil tantangan itu dan terus bereksperimen demi meraih kesuksesan yang lebih besar

  1. Buat Keputusan dengan 70% Informasi

Informasi memang sangat berharga untuk dijadikan landasan dalam mengambil keputusan. Namun jangan terus mengumpulkan informasi. Bezos mengatakan kebanyakan keputusan dihasilkan dari 70% informasi yang didapatkan.

Jangan terus mengumpulkan informasi hingga 90% akurat, karena itu akan membuat Anda terlambat dan tertinggal dalam kompetisi.

  1. Jangan Berkompetisi

Ketika Anda sudah terjebak dalam kompetisi, biasanya secara tidak sadar bisnis Anda akan meniru apa yang sudah dilakukan orang lain. Padahal yang terpenting adalah bagaimana melayani konsumen dengan baik dan puas.

Bezos sempat mengatakan pelanggan menginginkan sesuatu yang lebih baik, dan keinginan Anda untuk menyenangkan konsumen akan membuat Anda menangkap apa yang diinginkan oleh pelanggan.

  1. Ambil Kesempatan Sekecil Apapun

Bezos mengatakan jika terdapat peluang 10% dalam bisnis, ambil itu. Keputusan itu tidaklah mustahili karena terdapat probabilitas 10%.

Anda juga perlu membuat keputusan yang berani untuk mencapai kesuksesan yang besar. Memang keberhasilkan tidak akan selalu menghampiri, tetapi paling tidak ada hal-hal yang dapat dipelajari untuk membantu Anda mencapai kesuksesan yang lebih besar lagi.

Dirinya mencontohkan Amazon Marketplace mengalami kegagalan dalam dua kali peluncuran perdananya. Namun Bezos belajar dari hal tersebut, alhasil pada percobaan ketiganya, Amazon Marketplace berhasil tumbuh dan berkontribusi terhadap hampir setengah penjualan Amazon.

  1. Jangan Pernah Puas, Tetaplah Berinovasi

JIka saat ini Anda sudah berada pada tahapan sukses, bukan berarti hal itu akan bertahan selamanya. Lihat apa yang terjadi sekarang dan kemungkinan apa yang bakal ada di masa mendatang, ikirkan tentang inovasi.

Karena dunia bisnis tidak pernah statis. JIka Anda tidak berinovasi, maka Anda akan tertinggal. LIhat saja toko–toko DVD saat ini, dulu tentu Anda ingat bagaimana larisnya penjualan film blockbuster melalui digital versatile disc (DVD).

Namun sekarang setelah banyak bermunculan program yang menyajikan tayangan blockbuster secara digital melalui Netflix, iflix ataupun platform lainnya, toko-toko konvesional tersebut mulai berguguran secara perlahan.

  1. Budaya Kritik dan Pujian

Jeff Bezos dalam menjalankan raksasa E-Commerce Amazonnya menerapkan budaya yang berbeda juga menarik. Di Amazon, kritik dan juga pujian akan lazim Anda temui. Meskipun budaya kerja seperti ini tidak cocok untuk semua perusahaan, namun Bezos mengatakan bahwa budaya tersebut cocok untuk diterapkan di Amazon.

Dia juga mengatakan “Temukan apa yang membuat budaya bisnis Anda unik. Pikirkan apa artinya menjadi manajer hebat dan manajer baik. Setelah itu Anda dapat merekrut orang yang cocok dengan pikiran Anda”.

  1. Jangan Biarkan Birokrasi Menghambat Inovasi

Banyak perusahaan membiarkan standar operasional membunuh Inovasi. Nah Amazon, terlepas dari ukurannya, masih menunjukkan keinginan untuk bereksperimen. Perseroan melakukan pengujian dan eksperimen konstan melalui Amazon Prime.

Hal yang dilakukan dalam eksperimen itu adalah meluncurkan pengiriman gratis pada hari yang sama dan pengiriman satu jam dengan Prime Now. Bezos mengatakan keinginan untuk “mengotak-atik” mampu mendorong pertumbuhan yang lebih besar dalam keanggotaan Prime.

Untuk itu Anda harus selalu mencari cara untuk berinovasi ketimbang membiarkan proses birokrasi memperlambat Anda.

  1. Kesampingkan Birokrasi

Dunia startup memang penuh dengan inovasi dan keputusan cepat. Namun, ketika bisnis Anda mulai tumbuh kemudian menjelma menjadi sebuah perusahaan besar kadang kala inovasi akan dihadang oleh birokrasi.

Nah, Bezos tidak ingin hal itu terjadi pada Amazon. Dia ingin agar selalu memiliki nuansa startup. Bahkan menurutnya mempertahankan mentalitas startup sangat penting untuk tetap menjadi yang terdepan.

  1. Ide Salah Lebih Baik Ketimbang Hanya di Pikiran

Kerap kali ketakutan membuat keputusan buruk membuat perusahaan tidak berinovasi. Namun Bezos mengatakan jika Anda memiliki kemampuan untuk memperbaiki, berbuat salah mungkin lebih murah ketimbang hanya ada di pikiran Anda.

Belajarlah untuk gagal dengan cepat dan murah, mengoreksi keputusan yang buruk tidak akan menimbulkan masalah, bahkan hal itu akan membantu Anda belajar dan mencapai hasil yang lebih baik di masa depan.

  1. Gunakan Pendekatan Jangka Panjang

“Ini semua tentang hal yang jangka panjang” adalah frasa yang muncul dalam surat pertama Bezos kepada pemegang saham Amazon. Ya, dirinya memakai pendekatan jangka panjang dalam setiap pengambilan keputusannya.

Mulai dari keputusan investasi hingga rencana pertumbuhan dan perekrutan mengambil pandangan jangka panjang. Menurutnya, jika menggunakan pendekatan jangka panjang, Anda akan membuat keputusan yang lebih cerdas dan mencapai kesuksesan yang langgeng.

Meskipun terdengar sulit untuk dilakukan, namun percayalah pandangan-pandangan maju dan proaktif seperti yang diterangkan Bezos mampu mengantarkan dirinya mencetak kekayaan lebih dari 100 miliar dolar AS. (C-003/RHS)***