TPPAS Nambo Masih Mangkrak

22

BISNIS BANDUNG-  Kendala  terbesar  belum terwujudnya pembangunan tempat pembuangan pengolahan akhir sampah (TPPAS)  Nambo adalah belum adanya kesepakatan atas nilai hasil pengelolaan sampah yang akan dimanfaatkan oleh PT Indocement sebagai pengganti bahan bakar batu bara dalam pembuatan semen.

Akibatnya TPPAS  masih mangkrak, entah sampai  kapan pembangunannya bisa dituntaskan. Padahal  proyek itu sangat dibutuhkan  dalam mengatasi  masalah  sampah yang dari  waktu ke waktu  masih jadi problem yang belum terselesaikan.

Menyikapi hal  itu Wakil ketua Komisi IV DPRD Prov Jabar, Drs.H.Daddy Rohanady  yang membidangi masalah pembangunan infrastruktur termasuk masalah TPPAS Nambo menyebutkan mengatasi masalah tersebut  perlu membuat rencana lelang baru  sebagai pilihan yang terbaik.

Mengingat   sampai saat ini belum ada kesepakatan, perlu ada solusi jitu. Sebab  proyek yang mulanya dengan  asumsi  tahun 2019 sudah  siap dioperasionalkan, tetapi kenyataannya di tengah  jalan justeru tertunda.

Dengan demikian,  wajar apabila lelang baru dilakukan oleh Pemprov Jabar dengan tujuan mencari harga yang pas supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Kemudian, dengan adanya wacana lelang baru ini pengerjaan proyek TPPAS Nambo akan cepat selesai.

Diberitakan sebelumnya, perusahaan semen multinasional PT Indocement berharap Gubernur Jawa Barat terpilih dapat melanjutkan proyek pembangunan TPPA Nambo. Sampai saat ini pembangunan TPPA itu masih tertunda.

“Harapannya untuk pemerintahan di Jawa Barat yang baru ini bisa melanjutkan proyek ini, karena ini proyek yang baik bisa mengatasi masalah sampah di Jawa Barat,” kata Direktur Utama PT Indocement, Christian Kartawijaya .

Ia menyebutkan, proyek TPPA  Nambo dapat menjadi pionir dalam mengatasi permasalahan sampah di wilayah Jawa Barat, karena pengolahan sampahnya dapat dimanfaatkan oleh Indocement sebagai bakan bakar pembuatan semen menggantikan batu bara yang semakin tinggi harganya.

TPA Nambo berfungsi menampung sampah,  lalu  diolah menjadi briket yang digunakan oleh Indocement sebagai bahan bakar produksi semen. Saat ini progres pembangunan TPA Nambo telah disediakan tanah oleh Pemkab Bogor.

Operasional TPA Nambo akan menghilangkan sampah sekitar tiga persen. Ini  yang tadinya banyak tertampung di kali, laut, dan daratan, bisa diatasi dengan teknologi dari Indocement. (B-002)***