Bantuan Gempa Lombok Mesti Berkesinambungan

160

BISNIS BANDUNG– Masyarakat di mana pun berada mesti terketuk hatinya  turut membantu materil dan moril bagi korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ini sangat penting untuk meringankan kerugian yang dialami masyarakat Lombok serta memberikan motivasi dalam hidup dan kehidupannya.

Hal itu dikemukakan Wakil Ketua DPRD Jabar, Haris Yuliana ketika DPRD Provinsi Jawa Barat melalui Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melepas bantuan logistik kepada korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, di Halaman Depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, pekan ini.

Bantuan yang diberikan itu tentunya sebagai permulaan untuk menstimulasi bantuan-bantuan lainnya. “Rencananya beberapa lembaga kemanusiaan akan melakukan hal yang sama dalam waktu dekat ini,” ujar Haris usai pelepasan.

Haris melanjutkan,  penyerahan bantuan sebaiknnya diberikan kepada lembaga kemanusiaan yang resmi. Pasalnya, ada kekhawatiran justru bantuannya tidak sampai ke korban bencana.

Dia mengatakan sudah menjadi kebiasaan setiap terjadi bencana pasti banyak bermunculan penggalangan dana yang masif dan di satu sisi hal itu merupakan sikap positif, disisi lain pertanggungjawabannya yang rentan.

“Biarlah untuk aksi penggalangan dana dijalanan yang bersifat liar itu diserahkan kepada aparat penegak hukum,” katanya.

Dia  menambahkan, bantuan tidak hanya saat ini saja tetapi juga akan dilakukan berkesinambungan dan tidak menutup kemungkinan dari berbagai instansi maupun perorangan bakal bermunculan juga.

“Dalam waktu dekat ini juga rencananya Bazna akan melakukan hal yang sama,” katanya.

Ketua Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Jawa Barat Adi Nurdiansyah mengatakan, saat ini bantuan yang sangat dibutuhkan oleh korban gempa bumi Lombok adalah bahan pangan. Untuk menanggualngi hal tersebut pihaknya mengirimkan 6000 paket pangan, yang berisi sembako, makanan instan dan makanan khusus balita.

“Kalau sekarang adalah fase emergency jadi yang paling dibutuhkan adalah bahan pangan salah satunya makanan, terutama untuk balita,” ujar Adi.

Selain memberikan bantuan berupa paket makanan, Adi menambahkan saat ini pihaknya sudah mendirikan  beberapa posko bantuan dan dapur darurat.(B-002)***