Sosialisasi Pemartabatan Bahasa Negara, Masih Banyak yang Menggunakan Bahasa Asing

232
DEDEN IMAN/ "PR" Kendaraan bermotor melintasi tugu tangan di pertigaan Jalan Mahar Martanegara-HMS Mintaredja, Kota Cimahi, Rabu (11/1/2017). Pemerintah Kota Cimahi perbanyak dekorasi kota walaupun masih mencari desain yang menggambarkan budaya ciri khas Kota Cimahi.

Balai Bahasa Jawa Barat kembali mengadakan kegiatan sosialisasi hasil lokakarya pemartabatan bahasa negara di Kota Cimahi  pada tanggal 20 Agustus 2018. Kegiatan  digelar di sebuah hotel diikuti peserta yang datang dari berbagai kalangan. Sosialisasi dilakukan  untuk menggugah kesadaran masyarakat pada umumnya dan kalangan pengusaha khususnya agar menjunjung tinggi martabat bahasa negara melalui tindakan nyata menggunakan bahasa Indonesia di ruang publik,yakni  lingkungan tempat usaha  , seperti pada papan petunjuk yang terdapat dilingkungan usahanya.

Kegiatan sosialisasi kali ini menghadirkan narasumber Drs Sutejo selaku Kepala Balai Bahasa Jawa Barat, Kepala Badan Pengembangan dan Ppembinaan Bahasa Indonesia Prof Dadang Sunendar,M.Hum , unsur pimpinan Kemdikbud, Asda Bidang Pemerintahan Kota Cimahi Dr Maria Fitriana,S.Sos,M.M. Pemaparan materi dari para narasumber pada acara ini cukup menarik,terlihat dari antusias yang diperlihatkan para peserta kegiatan.Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan penggunaan bahasa negara terutama di Kota Cimahi .Dari hasil diskusi ini diketahui di Kota Cimahi masalah penggunaan bahasa negara tidak jauh berbeda dengan daerah lain.

Salah satu masalah yang mencuat ialah adanya rasa kurang percaya diri dari kalangan pengusaha dalam menggunakan nama untuk produknya.Padahal penamaan nama dengan menggunakan bahasa asing tidak menjamin bahwa produk akan laku di pasaran.Hal ini menjadi pembahasan serius dalam diskusi kegiatan sosialisasi ini.Pihak Balai Bahasa Jawa Barat menyebut, bahwa kegiatan sosialisasi ini akan terus dilaksanakan karena bahasa negara merupakan identitas bangsa.Salah satu bentuk konkrit dari kegiatan ini ialah mengajak semua pihak yang berkepentingan seperti instansi yang mengurusi penggunaan papan petunjuk jalan,pengusaha,pelaku pariwisata serta rumah makan agar mengutamakan penggunaan bahasa negara di ruang publik.

            Setiap tahunnya Balai Bahasa provinsi Jawa Barat mengadakan kegiatan sosialisasi hasil lokakarya di beberapa kota/kabupaten se Jawa Barat. Maksud dan tujuan diselenggarakanya kegiatan lokakarya penggunaan bahasa diruang publik untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap bahasa Indonesia. (E-001) ***