Curug Lontar Leuwiliang,Berbahaya Bagi Perenang

917

Mencari destinasi alam di daerah Bogor, cukup mudah. Di wilayah Kabupaten Bogor banyak bertebaran destinasi wisata dengan panorama memesona. Perjalanan Mandalawangi kali ini mengunjungi air terjun wilayah Kecamatan Leuwiliang. Untuk menuju lokasi relatif cukup mudah. Bila menggunakan kendaraan pribadi dari Kota Bogor , bisa langsung menuju Leuwiliang. Setelah melewati Jembatan Sungai Cianten, ambil arah menuju PLTA Kracak, tinggal menanyakan  pada masyarakat sekitar mengenai lokasi air terjun.

Sedangkan bagi yang menggunakan transportasi umum, dari daerah Jembatan Merah , tidak jauh dari stasiun KA Bogor, Anda naik angkot 02 atau 03 yang menuju Bubulak. Sesampainya di Bubulak, perjalanan dilanjutkan dengan naik angkot 05 jurusan Jasinga-Leuwiliang. Turun di pertigaan Kracak , kemudian dilanjutkana dengan naik angkot 57 jurusan Kracak-Purasedapara , sopir angkot akan menunjukkan lokasi air terjun (curug). Sebelum sampai di lokasi curug kita harus menyusuri jalanan setapak sejauh kurang lebih 200 meter dengan tingkat kemiringan cukup curam.

Pintu masuk menuju curug agak sulit dicari,oleh karena itu mintalah kepada masyarakat sekitar untuk mengantarkan menuju lokasi curug yang dijadikan sumber pembangkit listrik. Air curug merupakan bagian Sungai Cianten yang berasal dari Pegunungan Halimun-Salak. Debit  air terjun mengucur terbilang cukup deras, sehingga mampu menghasilkan listrik. Hal ini tidaklah aneh mengingat air terjun itu memiliki ketinggian lebih dari 30 meter. Sungai pembentuk air terjun digunakan untuk sumber pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Kracak sejak Zaman Penjajahan Belanda sekitar tahun 1926.  Keunikan Curug Lontar, yakni memiliki kubangan kurang lebih seluas  7.000 meter persegi dengan  kedalaman sekitar 26 meter.

Para pengunjung tidak disarankan untuk berenang di kubangan ini karena sangat berbahaya. Pengunjung bisa bermain air pada lokasi aliran sungai yang relatif aman.Ada beberapa imbauan dari masyarakat setempat bila mengunjungi kawasan Curug Lontar pertama bila musim penghujan disarankan tidak berlama- lama di lokasi, karena kawasan itu rawan banjir bandang.Selain itu tidak disarankan berenang di dalam kubangan. Obyek ini belum cukup populer di kalangan pengunjung biasa,namun di kalangan para petualang sudah cukup dikenal.Hal ini mungkin karena kurangnya promosi serta letaknya yang  tersembunyi.

(E-001) ***