10 Candi Warisan Budaya, Sebagai Keajaiban yang Monumental

166

Indonesia terkenal memiliki banyak bangunan candinya. Bahkan beberapa candi diakui dunia sebagai salah satu keajaiban dunia.
Terdapat sekitar  10 candi cukup terkenal yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara , antara lain :
Candi Borobudur
Candi yang dibangun  masa Dinasti Syailendra ini kerap dijadikan tempat ibadah umat Buddha saat merayakan Hari Raya Waisak. Tidak hanya dikenal di Indonesia, Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang dikenal di dunia internasional. Bahkan diakui menjadi salah satu warisan budaya dunia oleh UNESCO (badan PBB bidang kebudayaan).
 Candi Prambanan
Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia dan terindah di Asia Tenggara. Bangunan dengan arsitekturnya yang tinggi dan ramping  dikenal karena cerita Roro Jonggrang dan Bandung Bondowosonya. Saat ini, Candi Prambanan  dikenal jugal sebagai tempat berlangsungnya acara musik Prambanan Jazz Festival. Di kompleks Candi Prambanan ini terdapat enam candi lainnya seperti Candi Wisnu, Candi Garuda, Candi Syiwa, Candi Brahmana dan Candi Angsa.
  Candi Mendut
Candi bercorak Buddha ini terletak di Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Letaknya berjarak tiga kilometer dari Candi Borobudur. Dibangun di masa Syailendra, Candi Mendut memiliki kaki tinggi. Sama seperti candi-candi di Indonesia lainnya, di dinding kaki candi ini terdapat relief dalam bentuk fable (dongeng hewan) seperti “Burung dan Kura-Kura”, “Brahmana dan Kepiting” juga “Kura-Kura dan Burung Manyar”.
 Candi Kalasan
Berlokasi di Dusun Kalibening, Desa Tirtamartini, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, candi ini dikenal dengan sebutan Candi Kalibening. Meski tidak memiliki luas dan terkenal seperti candi Buddha lainnya, namun Candi Kalasan memiliki keunikan. Bangunan candi ini dilapisi semen dengan menggunakan teknik nglepo, sehingga membuat dinding candi terlihat keputihan. Selain itu pahatan di dinding pun terlihat sangat indah dan halus.
 Candi Gedong Songo
Kompleks candi ini berada di Semarang, Jawa Tengah dengan jumlah sembilan candi, sesuai dengan namanya “Gedong Songo”. Meski begitu, saat ini candi yang tersisa hanya ada lima candi saja. Kelima candi memiliki bentuk berbeda dengan bangunan yang tidak utuh lagi.
Candi Muaro Jambi
Lokasi candi ini berada tepat di jalur Sungai Batanghari yang juga bisa menjadi lokasi favorit untuk berwisata sejarah maupun alam. Muaro Jambi ini adalah sebuah kompleks percandian Hindu-Buddha dengan jumlah 61 candi. Sebagian besar candi masih berupa gundukan tanah.
 Candi Ijo
Terletak di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta.  Candi Ijo berdiri di atas bukit Gumuk Ijo, bercorak Hindu dengan ragam relief di bagian dinding. Candi ini dibangun sekitar abad ke-10 hingga ke-11 di masa pemerintahan Kerajaan Medang. Bagi traveler, candi ijo merupakan obyek wisata yang pas terutama pada saat sunset dan sunrise.
 Candi Plaosan
Candi ini memiliki arsitektur perpaduan antara agama Buddha – Hindu. Selain Borobudur dan Prambanan, Candi Plaosan bisa dijadikan alternatif destinasi wisata. Terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, lokasi candi ini tidak jauh dari Candi Sewu. Candi Plaosan merupakan kompleks bangunan kuno yang terbagi menjadi dua, yaitu kompleks Candi Plaosan Lor (Utara) dan kompleks Candi Plaosan Kidul (Selatan).
 Candi Dieng
Candi Dieng merupakan sekumpulan candi di bawah kaki Gunung Dieng, Wonosobo Jawa Tengah. Kumpulan candi Hindu ini beraliran Syiwa dan terbagi ke dalam tiga kelompok candi yang dinamakan berdasarkan nama tokoh wayang. Ketiga kelompok tersebut adalah kelompok Arjuna, Gatotkaca, Dwarawati dan satu candi yang berdiri sendiri yaitu Candi Bima.
 Candi Ratu Boko
Situs Ratu Boko merupakan kompleks sejumlah bangunan yang berada dekat Candi Prambanan. Candi Ratu Boko berdiri di area seluas 25 hektare dan berada di ketinggian 196 meter di atas permukaan laut. Candi Ratu Boko memiliki keistimewaan yaitu gerbangnya yang megah. (B-003/BBS) ***