DKPB Waspadai Potensi Kebakaran Pada Gedung Bertingkat

189

Dinas kebakaran dan penanggulangan bencana kota bandung, mengimbau agar seluruh pengelola gedung bertingkat di kota bandung memiliki perangkat proteksi kebakaran, demi keselamatan penghuni gedung, terutama rumah sakit dan hotel, sesuai perda yang berlaku. sanksi administrasi berupa pencabutan izin gedung, akan diberikan kepada pemilik gedung yang membandel.

Sesuai perda yang berlaku, setiap gedung bertingkat diimbau untuk memiliki perangkat proteksi kebakaran, baik di dalam maupun di luar gedung, seperti alat pemadam api ringan atau apar, dan instalasi fire sistem, sesuai kebutuhan gedung teesebut. hal tersebut disampaikan petugas dinas kebakaran dan penanggulangan bencana atau dkpb kota bandung di hadapan para pengelola gedung bertingkat di kota bandung, guna mewaspadai potensi kebakaran pada gedung bertingkat.

Menurut kepala bidang pencegahan dan penggulangan bencana dkpb kota bandung, muntasir umar, gedung bertingkat memiliki kerumitan tersendiri, sehingga membutuhkan sistem penanganan kebakaran internal dan eksternal terpadu, serta penerapan jalur evakuasi harus dirancang sejak awal gedung berdiri. hal tersebut demi menjamin keselamatan penghuni gedung, terutama rumah sakit dan hotel, sesuai perda yang berlaku. sanksi administrasi berupa pencabutan izin, akan diberikan kepada pemilik gedung yang membandel.

Selain pengadaan sejumlah sistem proteksi yang lengkap, pemeliharaan dan pengawasan rutin juga menjadi aspek penting, untuk menjaga kualitas apar, minimal dua kali dalam setahun. jika semua elemen saling berkesinambungan, resiko kebakaran pada gedung bertingkat juga dapat ditekan seminimal mungkin.

Yuwana kurniawan, bandung tv.