Memahami Kode Ban Motor

234

Hal yang sering menjadi pertimbangan saat ingin membeli ban motor adalah desain dari pattern tapak ban yang cocok dengan motor . Namun ternyata bukan hanya itu saja yang harus diperhatikan.

Setiap produksi ban sudah memiliki kode-kode yang terletak pada dinding ban. Dan ini menjadi salah satu standar nasional yang harus dimiliki pabrikan ban. Oleh sebab itu, selain ukuran dan pattern, kode-kode yang ada di dinding ban harus diketahui sebelum membeli ban .

Beberapa kode pada dinding ban menjelaskan segala macam info tentang ban yang nantinya akan digunakan. Contohnya, kode seperti 80/90-14 m/c 38P, cara membacanya adalah 80 = lebar tapak ban (mm), 90 = aspect ratio (tinggi ban 90% dari lebar), 14 = rim diameter (inch), m/c = medium compound (untuk sepeda motor), 38 = beban maksimum (132 kg), P = batas kecepatan maksimum (150 kph).

Setiap ban motor tentunya memiliki batas kecepatan yang berbeda-beda, seperti H = max 210 km/h, S = max 180 km/h, T = max 190 km/h, U = max 200 km/h, V = max 240 km/h, Z > 240 km/h, W = 270 km/h, Y = 300 km/h.

Setiap ban memiliki 4 angka terlihat di dinding ban. Contoh: 2216 yang berarti ban diproduksi dari pabrik pada minggu ke 22 tahun 2016. Mungkin hal tersebut sudah cukup jelas.

Ban menjadi botak adalah hal wajar jika digunakan. Berbeda halnya dengan motor yang jarang digunakan , ban tetap awet. Ban memiliki waktu ideal pakai , yakni selama  lima tahun .

Jadi mulai saat ini, jangan tergiur dengan harga yang murah sebelum melihat kode empat angka yang terdapat pada dinding ban motor, mungkin sudah jauh dari tahun produksinya. (E-002)***