Zat Aditif Dapat Merubah Kualitas Bensin

23
Warga mendorong motor sebelum mengisi bahan bakar minyak Premium (Self Service) di SPBU di Jakarta, Minggu (1/3). Pemerintah memutuskan harga BBM jenis premium RON 88 di wilayah penugasan luar Jawa, Madura, Bali yang sebelumnya Rp 6.600 per liter, naik menjadi Rp 6.800 per liter per 1 Maret 2015 pukul 00.00 WIB. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pd/15.

Ketika memilih bahan bakar minyak non subsidi, kita diharuskan lebih cermat dalam memilih demi mendapatkan suplemen aditif untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada kendaraan kita.

Untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna tentunya perlu bahan bakar yang berkualitas. Sebagian pengguna kendaraan mengakali dengan menambah aditif pada bahan bakar. Pemilik kendaraan harus cermat  dalam memilih zat tambahan untuk konsumsi tunggangan pribadinya.

Ada sebagian masyarakat yang beranggapan dengan cara menambah zat aditif bertujuan mendapatkan hasil performa bahan bakar berkualitas. Namun demikian belum tentu hasil yang didapat sesuai dengan yang di harapkan.

Hal tersebut dimanfaatkan oleh produsen dengan mengeluarkan produk zat aditif, pilihannya mulai dari jenis tablet sampai cairan tersedia di pasaran. Untuk masalah harga bervariasi, mulai dari yang ekonomis sampai yang mahal juga ada. Produk zat aditif ini diharapkan bisa memacu performa kendaraan plus bisa membersihkan saluran bahan bakar hingga pembuangan.

Jika sebelumnya, pengguna motor cukup banyak yang mencampurkan bahan bakar Premium dengan Pertamax agar lebih irit, kini banyak  yang  mencampurkan bahan bakar premium dengan cairan penambah oktan untuk menambah kadar oktan bahan bakar. Salah satu cairan adiktif tersebut bernama octane up. Penggunaan octane booster ini bisa jadi alternatif bagi yang ingin isi bahan bakar pertamax dengan isi kantong pas-pasan.

Danny S.B, CEO PT. Waskita Inti Nugraha (WIN) selaku produsen Octane Up mengungkapkan, pada dasarnya kandungan bahan bakar minyak sudah termasuk zat aditif didalamnya untuk menambah performa. Bagaimana membuat bahan bakar minyak berkualitas berteknologi tinggi dan ramah lingkungan. Mesin motor di Indonesia menuntut kualitas bensin yang lebih tinggi. Jadi bensin saja tidak cukup. Cairan aditif ini dihadirkan untuk menjembatani kesenjangan antara perkembangan teknologi mesin sepeda motor dengan kualitas bensin yang ada di Indonesia.

Hal serupa disampaikan Yongi Setiadi pemilik bengkel Yong’s Motor Bandung yang juga pakar otomotif balap drag bike di Jawa Barat. Fungsi cairan penambah oktan atau octane up terbukti bisa menambah tenaga, menghaluskan suara mesin, dan mengatasi knocking atau ketukan pada mesin akibat masalah pada pembakaran.

Hal itu pernah dicoba yong saat di ajang balap Drag Bike Sumber Production di sirkuit Brigif 15 Cimahi. Pemberian cairan aditif pada bahan bakar motor balapnya memberikan pengaruh serta performa motor yang cukup berarti dan mengantarkan Gery Setiadi  menjadi juara .

Fungsi zat aditif ini untuk menyempurnakan proses kimia dalam pembakaran, membersihkan mesin dari semua timbunan kotoran, baik  pada intake valuve, port fuel injector dan combustion chamber, mencegah korosi pada saluran dan tangki bensin, dan tentunya kinerja mesin akan meningkat. (E-002)***