Keunikan Gunung Guntur Mengeluarkan Air Panas dan Dingin

108

Berwisata air,  selalu menyenangkan karena sejuk, segar dan terkadang ingin berlama-lama menikmatinya. Saat Mandalawangi mengungjungi Curug Citiis yang berada pada ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut (dpl)  di  kawasan Gunung Guntur yang gersang  berada di wilayah Desa Pesawahan, Kecamatan Tarogong, Kabupaten Garut.

Walaupun Curug Citiis sangat erat kaitannya dengan pendakian Gunung Guntur, tapi banyak pelancong yang datang khusus mengunjungi curug ini, sekedar untuk mandi, berelaksasi dan menyantap makanan ditengah suasana alam. Air curug sangat dingin , konon curug ini merupakan tempat bertemunya para raja dari seluruh pulau Jawa. Nama Curug Citiis  sendiri berasal dari kata citiis yang berarti air dingin karena menurut penduduk sekitar suhu air  terjun ini paling dingin se-wilayah Garut. Sumber air curug berasal dari Gunung Guntur yang mempunyai dua buah mata air, yaitu mata air panas yang mengalir ke daerah Cipanas dan mata air dingin yang mengalir ke curug Citiis.

Aktivitas yang dapat dilakukan di kawasan ini , antara lain hiking, tracking, menikmati pemandangan, camping dan fotografi. Curug Citiis terdiri dari beberapa tingkatan curug. Curug pertama yang dilengkapi dengan sebuah shelter yang sering disinggahi para pendaki. Curug kedua , tumpahan airnya lebih tinggi, terletak di atas curug pertama. Pendaki jarang mengunjungi ke curug kedua ini, karena jalannya agak tersembunyi dan sedikit curam.Para pendaki Gunung Guntur akan memanjati batu-batu yang cukup curam di sebelah kiri curug. Jalan ini  ditempuh untuk melihat kedua curug .

            Untuk mencapai curug ini,  dari Terminal Guntur,  naik angkot jurusan Leles berwarna hijau muda,  turun di SPBU Tanjung, dengan ongkos sekitar Rp 4.000.  Selanjutnya menuju Curug Citiis dengan melewati gapura besar yang terletak  di sebelah SPBU. Setiap akhir pekan Curug Citiis banyak dikunjungi wisatawan sekadar untuk mandi-mandi di curug, berkemah atau melakukan pendakian ke puncak Gunung Guntur. (E-001) ***