IJTI Sangkuriang Berikan Edukasi Etika Bermedia Sosial

89

Ikatan jurnalis televisi indonesia korda bandung barat, dan cimahi memberikan pemahaman etika bermedia sosial, pada siswa-siswi di lembang, kabupaten bandung barat. pelatihan tersebut, bertujuan agar generasi penerus bangsa ini, tidak mudah menyebarkan informasi hoax, ataupun terpengaruh pada informasi hoax.

Munculnya new media atau media baru memunculkan berbagai kemudahan informasi dan komunikasi bagi generasi muda, namun selain dampak positif tentunya juga ada dampak negatifnya, yaitu mudahnya penyebaran hoax. penyebaran hoax ini, tentunya tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, namun juga pada generasi muda terutama pada pelajar. mengantisipasi hal tersebut  ikatan jurnalis televisi indonesia memberikan pelatihan etika bermedia sosial pada puluhan pelajar sekolah  di lembang ,kabupaten bandung barat. ketua ijti sangkuriang, edwan hadnansyah mengatakan kegiatan tersebut, merupakan bagian dari peran ijti untuk mencerdaskan generasi muda, tentang etika bermedia sosial.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri juga peneliti kementrian hukum dan ham ri–eko noer kristiyanto. menurutnya kegiatan tersebut sangat positif, terlebih lagi peserta kegiatan merupakan siswa siswi sma, yang terbilang masih galau dalam berekspresi di media sosial. sehingga tidak terkontrol dalam menyebarkan informasi, dan tidak memikirkan dampaknya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa siswi tersebut diberi pemahaman mengenai dunia jurnalis, serta dampak jika menyebarkan berita bohong.

Algi muhammad ghifari, bandung tv.