Ciho Goes To School Program Kewirausahaan Kaum Milenial

107

BISNIS BANDUNG – Untuk menjaring kemitraan dengan para anak muda milenial, Cinema Holic (Ciho Group) Sumedang mengunjungi ke sekolah-sekolah. Dengan membawa semangat Ciho Goes To School, para pengusaha dan tokoh muda milenial ini mempunyai misi tersendiri, yakni  program sosialisasi kemitraan dengan konsep “kewirausahaan yang melibatkan siswa sebagai pelaku usaha” dan Ciho Group sebagai mitra utamanya.

Owner i Ciho Group, Hendra Diatmadja mengemukakan, program ini merupakan program CSR (Corporate Sosial Responsibility) yang digagas oleh Ciho melaui program goes to school yang melibatkan ribuan pelajar SMA dan SMK di Sumedang.

“Di antara sekolah yang sudah kami datangi adalah SMK Muhamadiyah 1 Sumedang untuk melaksanakan acara sosialisasi kemitraan, hibah CSR dan program beasiswa,”ungkap Hendra.
Kedatangan ke SMK Muhamadyah, selain sekolah lain yang telah dikunjungi, lanjut Hendra Alhamdulilah selalu mendapat respon yang luar biasa dari para siswa. ”Antusias dan semangat para siswa telah memberi spirit yang luar biasa dari para pemateri, selain saya sendiri, CEO dari Lenmart, Evlin Marceline, dan tokoh kepemudaan Muhamad Mughni,” tutur Hendra kepada wartawan, Selasa (15/01/2019) menjelaskan kegiatan menyampaikan program kewirausahaan bagi siswa SMA dan SMK.

Selain sosialisasi program, menurut Hendra, kegiatan juga disemarakan oleh pembagian voucher dan doorprize. Termasuk dilaksanakannya MoU antara pihak SMK Muhamadiyah 1 dengan Cihogroup. Termasuk menghadirkan para pengusaha Sumedang yang telah sukses membangun bisnis besar.

Hendra menyebut pengusaha Sumedang yang sukses, seperti Teguh (Hungry Delivery), Helmi Triyudar (Nyusu Doele), Jesica Tan (Go Thai Tea), Reza Syahbana (Silamedia) dr. Dito (Sapphire Group) dan Andri Juandi (Tahu Pop).
“Program ini, kita lakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat, dengan melibatkan siswa. Kami berharap siswa bisa memperoleh pendapatan uang saku tetap, dan merubah pola pikir agar mampu menjadi wirausaha tangguh,” ujarnya.

Selain seputar kewirausahan, program Goes to School ini, sambung Hendra, pihaknya juga menyiapkan program Indie Class, berupa pelatihan, kursus dan workshop soft skill, antara lain kursus desain grafis, sablon, operator mesin industri, memasak, make up, menjahit, fotografi, dan public speaking. Bagi yang berminat bisa mengikutinya secara gratis.

Dijelaskan, program ini dikhususkan untuk pemuda – pemudi Sumedang yang berusia minimal 17 tahun, maksimal usia 25 tahun. Program ini dilaunching pertengahan Januari 2019.
“Jumlah usia produktif di Kabupaten Sumedang cukup banyak. Namun kurikulum sekolah terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan dunia industri, sebab itu Cihogroup membuat Indie Class, untuk mengasah keahlian para siswa,”ujar Hendra. (E-010) ***