Mengatasi dan Menghidupkan Motor Matic yang Mogok

100

Ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan saat motor matic tiba-tiba mati. Langkah awal jangan panik, cukup pinggirkan motor dan gunakan standar tengah.

Untuk menghidupkan motor yang mogok, kita perlu menganalisa penyebabnya dan memperbaiki penyebab tersebut sebagai berikut :

  1. Cek Fungsional Pompa Bensin (EFI)

Pada mesin injeksi, keberadaan pompa itu diperlukan untuk membangkitkan tekanan bahan bakar. Letak pompa ini ada didalam tanki.

Cara pengecekannya yakni dengan memutar kunci kontak ke posisi ON. Jika fuel pump berfungsi seharusnya terdengar dengungan didalam tanki. Namun, jika tidak ada suara  bisa itu penyebabnya.

Solusinya anda harus membongkar pompa dan membersihkannya. Jika ternyata ada kerusakan atau kabel yang terputus , bisa dilakukan penyambungan atau penggantian. Jika fuel pump berfungsi , saat kunci kontak pada posisi ON, anda juga bisa melihat indikator check engine. Indikator ini akan hidup saat ada masalah kelistrikan mesin. Sehingga jika ada masalah terkait sistem efi harusnya indikator ini menyala.

  1. Periksa kelistrikan motor

Baterai fungsinya untuk menyuplai arus listrik mesin dan body. Saat mesin hidup kebutuhan kelistrikan mesin diambil alih oleh altenator dan kiprok. Tapi, saat salah satu komponen ini rusak maka tidak ada suplai listrik ke baterai.

Hasilnya saat dalam posisi jalan, motor mendadak mati, cobalah untuk melakukan pengecekan kelistrikan seperti lampu atau klakson. Jika tidak berfungsi, anda harus mengatasi penyebabnya.

Anda harus melakukan pembongkaran komponen altenator atau kiprok untuk mengetahui komponen mana yang mengalami kerusakan. Bisa saja terdapat didalam kiprok atau ada kabel altenator yang putus.

  1. Periksa Volume bensin

Meski terdengar sepele ini juga bisa menyebabkan motor mogok ditengah jalan. Mungkin anda  pernah mengalaminya.

Jangan hanya melihat indikator fuel meter di dashboar. Karena bisa saja ada kerusakan fuel meter gauge. Cobalah untuk mengeceknya secara manual, dengan membuka tutup tanki dan melihat bensin secara langsung.

  1. Lakukan pemeriksaan busi dan pengapian

Jika ketiga pemeriksaan di atas telah anda lakukan dan ternyata hasilnya baik, selanjutnya lakukan sedikit pembongkaran. Siapkan alatnya berupa obeng dan kunci busi.

Buka busi motor untuk mengetahui kondisinya. Motor matic memang lebih rumit karena mesinnya terletak di bawah jok. Sehingga kita harus membuka covernya terlebih dahulu.

Gunakan kunci busi dan obeng untuk membuka busi. Saat busi terlepas, periksa kondisinya. Jika kondisi busi basah, itu bisa menandakan busi mati. Sebuah busi bisa basah bukan karena air tapi bahan bensin yang menempel disekitar elektroda busi akibat tidak terbakar.

Namun, jika kondisi busi kering serta hitam hal itu bisa menandakan adanya masalah pada karburator. Saat busi memercikan api namun tidak terdapat bensin di ruang bakar, sama saja tidak akan terjadi pembakaran. Solusinya ada di point lima.

  1. Pengecekan karburator

Untuk lebih memastikannya, coba selah motor anda saat kondisi kunci kontak ON. Sebelumnya, busi dibiarkan untuk terlepas sehingga lubang busi tetap terbuka.

Saat satu dua kali diselah, harusnya anda bisa mencium bau bensin dari lubang busi. Jika ternyata hanya udara dan tidak ada bau bensin maka aliran bensin dari karbu tidak keluar.

Untuk mengatasinya, kita perlu melakukan overhoule karburator. Kegiatan ini cenderung rumit, alat yang dibutuhkan juga bermacam-macam.

Secara singkat, mesin itu bisa bekerja karena ada tiga element. Yakni udara bensin dan api. Jika mesin belum kunjung hidup,  ada satu dari tiga element tersebut yang belum terpenuhi. (E-002/BBS)***