Seleksi JTP Pemprov Memasuki Tiga Besar

123

BISNIS BANDUNG – Seleksi untuk mengisi 14 jabatan tinggi pratama (JTP) eselon II di lingkungan Pemprov Jabar, kini sudah memasuki babak tiga besar.

“Dari seratus lebih aparatur sipil negara yang mengikuti seleksi, jumlahnya sudah berkurang hanya tersisa 42 orang. Jadi sudah masuk tiga besar,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar, Yerry Yanuar kepada wartawan, pekan ini di halaman Gedung Sate Bandung.

Ke-42 JTP tersebut masuk tiga besar, dengan mempertimbangkan penilaian, kualifikasi, kompetensi, kinerja, penulisan dan pendalaman makalah. Test terakhir wawancara dengan 5 panitia seleksi (Pansel).

Yerry menjelaskan, seleksi terbuka atau open bidding yang mengikuti 14 jabatan kepala dinas ini diikuti oleh 187 ASN. Peserta yang mendaftar selanjutnya disaring lewat seleksi administrasi hingga yang tersisa hanya 114 peserta saja, saat ini sudah masuk babak tiga besar dan jumlah pesertanya hanya tersisa 42 orang saja.

Ia mengatakan, sebetulnya ada 15 jabatan kadis yang seharusnya diikut sertakan dalam kegiatan tersebut, namun satu ditunda. Jabatan tersebut adalah untuk kepala dinas kesehatan, sebab hanya ada 7 pendaftar, dan setelah dilakukan seleksi administrasi 6 gugur, hanya tersisa satu peserta saja.

Ketua Senat Akademik Universitas Padjadjaran, Prof. H. Oekan Soekotjo Abdoellah selaku anggota pansel mengatakan anggota pansel lelang jabatan eselon 2 itu terdiri dari akademisi, praktisi dan tokoh masyarakat Jawa Barat yang mumpuni dibidangnya masing-masing.

Seleksi terbuka ini, katanya merupakan keinginan Pemprov Jabar dalam menjawab tantangan masa depan, agar tercipta pemerintahan yang dinamis dan penuh inovasi. Pansel yang terpilih mewakili masyarakat sehingga pejabat pemerintah yang mengikuti seleksi ini paham dengan kebutuhan masyarakat Jawa Barat.

“Sedangkan untuk tiga besar ini kriterianya banyak sekali mencakup kemampuan teknis, yang mencakup pemahaman tentang Jabar, kemampuan berkolabotrasi dan kemampuan untuk mengidentifikasi permasalaahan, termasuk kemampuan berbahasa inggris,” tutur Oekan.

Adapun nama-nama tiga besar yang lolos adalah sbb: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (1. Akhmad Budiharto, 2. Mochamad Ade Afriadi, 3. Wahyu Mijaya). Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil dan Menengah  (1. Hj.Emma Siti Fatimah, 2. Kusmana Hartadji, 3. Sri Endang Marwati). Kepala Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral (1. Achmad Fadillah, 2. Bambang Tirtoyuliono, 3. Erlina Dalisaputra).

 Kepala Dinas Perhubungan ( Andreas Wijanto, 2. Endang Sobirin, 3. Hery Antasari).
Kepala Dinas Sumber Daya Air (1. Dodit Ardian Pancapana, 2. Linda Al Amin, 3. Lucky Ruswandisumanang). Kepala Dinas Bina Marga Dan Penataan Ruang  (1. A. Koswara, 2.  Asep Supriatna, 3. Gumilang). Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Engkus Sitisna, Jejen Hendra Permana, 3. Kamarul Bahri). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa  (H. Dedi Supandi, 2. Hendra Trismayadi, 3. Natsir Alwi). Kepala Biro Umum (1. Hj. Dinny Resmiati, 2. I Gusti Agung Kim Fajar W. Oka, 3. HR. Iip Hidayat).

Kepala Biro Hukum Dan Hak Asasi Manusia ( 1. Een Rukmini, 2. Eni Rohyani, 3. Novy Hasbhy Munnawar). Kepala Biro Pengadaan Barang Dan Jasa ( 1. Budy Hermawan, 2. Ika Mardiah, 3. Rahmat Hidayat). Kepala Biro Hubungan Masyarakat Dan Protokol (1. H. Dodin Rusmin Nuryadin, 2. Hermansyah, 3. H. Hilmi Rivai ). Kepala Biro Pelayanan Dan Pengembangan Sosial  (1. Hj. Ida Wahida Hidayati, 2. Khoirul Naim, 3. Reni Ambarsari). Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika. (1. Asep Saepuloh, 2. Raden Waluyo Sukarsono, 3. Setiaji). (B-002)***