Tampomas Beroperasi di Sumedang Diharapkan Dongkrak Sektor Pariwisata

102

BISNIS BANDUNG – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir meresmikan pengoperasian bus Trans Moda Pariwisata Masyarakat Kota Sumedang (Tampomas) di halaman Gedung Negara.
Bus Tampomas yang panjangnya  kurang lebih 8 meter, lebar 2 meter ini dioperasikan untuk memberi pelayanan  kepada wisatawan untuk menjelajahi sejumlah objek wisata andalan di Kabupaten Sumedang. Bus Tampomas ini  melibatkan pemandu wisata yang bertugas memberikan penjelasan kepada wisatawan seputar sejarah, tempat wisata dan hal lain mengenai Sumedang.

“Alhamdulilah saya bersyukur karena city tour keliling kota ini bisa dilaunching, mudah-mudahan  bisa menambah hiburan dan wisata bagi masyarakat Sumedang. Ini juga bagian untuk mengembangkan pariwisata alam maupun sejarah Sumedang kepada wisatawan,” ujar Dony, Selasa (29/1/2019) saat meresmikan beroperasinya Tampomas.

Walaupun baru satu unit yang beroperasi , kehadirannya Tampomas diharapkan Dony akan mampu mendongkrak sektor pariwisata di Kabupaten Sumedang.

“Yang terpenting adalah bagaimana mempresentasikan bus tampomas ini bisa menjadi transportasi wisata Sumedang. Termasuk beberapa spot wisata yang akan dilalui, penentuan waktu tempuh dan berhentinya serta dikemudikan oleh sopir dan pemandu wisata profesional,”ungkap Dony.

Saat Bupati menjajal bus Tampomas berkeliling kota, masyarakat yang melihatnya kagum oleh interior dan eksterior bus yang berbeda dari bus pada umumnya  . Tampomas terlihat terlalu besar melaju dengan kecepatan rendah.

“Sambil menikmati pemandangan Kota Sumedang dengan bus wisata yang bagian kiri maupun kanan bodynya terbuka, wisatawan akan dibawa ke sejumlah titik, mulai dari kawasan Ketib, Taman Endog  belanja di pasar. Kemudian menuju ke Alun-alun dan beristirahat untuk memberi kesempatan kepada wisatawam melihat museum di  Gedung Negara ,berlanjut  ke Makam Cut Nyak Dien dan ke Tahura Gunung Kunci, makan tahu, perjalanan terakhir ke Tampomas Green Park di Cimalaka,” tutur Dony.

Sementara itu Ketua Organda Sumedang, Dicky Suharto mengatakan, rencana ke depan, rute Tampomas , selain di wilayah perkotaan,  rute khusus ke obyek wisata unggulan, seperti ke Waduk Jatigede, Citengah-Cisoka dan lainnya. “Jadi nanti , rute Tampomas akan dikembangkan ada rute khusus,” ungkap Dicky.

Namun demikian, untuk sekali naik bus Tampomas, sejauh ini Organda masih belum bisa menentukan tarifnya. “Lagi dibahas, karena kita nunggu Perbupnya dulu, tapi secepatnya Insya Allah akan segera terbit Berkaitan dengan pengoperasian Tampomas , pihaknya  sudah mensosialisasikannya  ke semua KKU ( angkutan penumpang umum) se-Kabupaten Sumedang yang berjumlah 32 KKU,” jelasnya.(E010) ***