Goa Gunung Sungging Memiliki Lorong Menyesatkan

234

Destinasi wisata yang bisa anda kunjungi untuk mengisi akhir pekan bersama keluarga adalah goa Gunung Sungging di Surade, Kabupaten Sukabumi. Goa ini memiliki pemandangan eksotis terletak di Kampung Cigintung, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade.

Lokasinya sekitar empat kilometer dari Kantor Kecamatan Surade. Untuk masuk ke goa, pengunjung harus membawa alat penerangan, seperti baterai atau head lamp. Untuk masuk ke dalam goa terdapat dua pintu masuk yang berada di bagian bawah dan dari atas goa. Di dalam goa banyak terdapat formasi stalaktit, stalakmit dan batuan yang berbentuk unik. Ditambah aliran sungai bawah tanah yang menambah eksotisnya area bagian dalam goa.

            Beberapa formasi stalaktit, stalakmit dan batuan juga berbentuk unik, ujung stalaktit yang menggantung di langit-langit goa bentuknya menyerupai kepala ular. Oleh masyarakat sekitar, disebut ular putih.  Selain itu ada pula batu di lantai gua yang berbentuk seperti badak bercula yangi disebut batu badak putih. Goa Sungging berupa lorong-lorong yang sejajar. Lorong satu sama lainnya dihubungkan dengan lubang yang menyerupai pintu. Lorong-lorong di dalam goa yang bercabang ini cukup membingungkan pengunjung, apalagi bagi yang pertama kali masuk ke goa dan tidak ditemani penjaga, bisa tersesat.Ketinggian langit-langit gua pun bervariasi, dari yang rendah sampai tinggi. Hingga saat melewati langit-langit lorong yang rendah, pengunjung harus membungkukan badan. Dinding dan lantai goa berupa batu cadas berwarna kuning.

            Satu hal yang unik di Goa Sungging adalah pintu masuk ditembok dan dipasangi pintu. Kalau tidak ada pengunjung, pintu masuk dikunci. Menurut pihak pengelola, awalnya pintu goa tidak ditembok, alami apa adanya seperti mulut goa pada umumnya. Namun sejak adanya kejadian ada yang masuk ke goa tanpa ditemani penjaga, hingga orang yang masuk tanpa didampingi petugas tersebut tersesat. Untuk mencegah terulangnya hal serupa, pintu goa ditembok dan pintunya dikunci.  Nadmudin, penjaga sekaligus pemilik lahan area Goa Sungging menjadi penjaga gua meneruskan tugas ayahnya secara turun -temurun.Untuk memasuki gua pengelola menetapkan tarif yang cukup terjangkau.

            Aksebilitas menuju lokasi tidak terlalu sulit,jalanan bisa dilalui kendaraan roda dua atau empat.Biasanya para pengunjung yang datang sekalian  mengunjungi kawasan Ujung Genteng karena Goa Sungging terletak pada daerah lintasan jalan menuju ke kawasan Ujung Genteng. Pengunjung ke Goa Sungging tidak begitu banyak, bisa dimaklumi karena penelusuran gua merupakan kegiatan wisata minat khusus yang membutuhkan persiapan  bagi para pelakunya. (E-001) ***