Area TPA Cimahi Diproyeksikan Jadi Lintasan Olahraga Otomotif

83

Pihak PD Kebersihan Provinsi Jawa Barat setuju areal bekas TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Cimahi dijadikan venue balap untuk durasi 15 – 20 tahun.

Hal itu diungkapkan Kabid Olahraga Mobil IMI Jabar Fredi Rostiawan saat melakukan presentasi di hadapan para petinggi PD Kebersihan, Jumat (8/2/2019) di Bandung.

“PD Kebersihan menyambut baik rencana penggunaan lahan lahan bekas TPA di Cimahi untuk kegiatan otomotif. Sertifikasi lahan PD Kebersihan seluas 46 ha akan selesai pada bulan Maret tahun ini,” ujar Fredi.

Lahan yang diperuntukan untuk kegiatan otomotif, lanjut Fredi, bukan yang bekas lahan urugan sampah (17 ha) melainkan lahan datar tanah merah, sawah serta bukit seluas kurang lebih 19 ha.

“Segera survei lokasi lebih komprehensif untuk menentukan  lahan yang akan dipakai masing-masing cabor. Proyeksinya untuk speed offroad, adv offroad, motocross dan grasstrack,”ucap Fredi.

Dengan adanya kegiatan otomotif di lahan tersebut,  sekaligus mengamankan lahan PD Kebersihan dari penggunaan liar. Hal ini agar dijadikan langkah awal yang harus segera disosialisasikan dengan warga sekitar, termasuk dengan kelurahan dan kecamatan dengan dukungan Walikota Cimahi.

Jadi , lanjut Fredi. bila di kemudian hari ada investor yang siap untuk membuat sirkuit permanen seperti Sentul, pihak PD kebersihan tak merasa keberatan. Jadi  jika semua perizinan sudah lengkap dan tidak terkendala dengan hal lain, maka bisa dipastikan  area sirkuit  bisa digunakan dalam semester kedua tahun ini. ”Sedangkan untuk cabang olahraga yang memungkinkan untuk bisa menggunakan adalah roda dua,  mengingat biaya dan tingkat kesulitan yang dihadapi relatif lebih mudah” tambah Fredi.(E-002)***