Februari 2019, Jabar Alami Deflasi 0,05%

56

Pada februari 2019, jawa barat mengalami deflasi sebesar nol koma nol lima persen. deflasi tersebut terutama dipengaruhi oleh kelompok bahan makanan dan transportasi, yaitu turunnya harga beberapa jenis sembako dan bumbu seperti telur ayam ras, bawang merah, hingga daging ayam ras, serta harga bahan bakar minyak. namun, deflasi di jawa barat lebih tinggi dibandingkan nasional.

Penurunan indeks harga konsumen atau ihk gabungan di tujuh kota di jabar, yaitu bogor, sukabumi, bandung, cirebon, bekasi, depok, dan tasikmalaya, mengakibatkan terjadinya deflasi sebesar nol koma nol lima persen. deflasi tersebut terutama dipengaruhi kelompok bahan makanan, yaitu turunnya harga telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, cabe merah, wortel, cabai rawit, kentang, dan jagung manis. selain itu, deflasi juga dipengaruhi penurunan harga bahan bakar minyak pada januari ini.

Sementara itu, berdasarkan data badan pusat statistik atau bps jabar, komoditas beras belum mempengaruhi deflasi di jawa barat, karena belum memasuki panen raya. meski begitu, harga gabah kering panen turun satu koma sepuluh persen, dan gabah kering giling dua koma sembilan puluh persen. harga beras medium di penggilingan pun naik satu koma sebelas persen, terutama di ciamis dan karawang. harga tersebut lebih tinggi dari premium, karena perdagangan antar wilayah. saat ini, jawa tengah dan jawa timur sudah panen raya, sedangkan jawa barat diprediksi baru maret.

Budi hartati, bandung tv.