Tuna Netra Dilatih Jadi Barista

41

Seorang penyandang cacat, tunanetra misalnya, seringkali dianggap hanya memiliki kemampuan dan lapangan pekerjaan terbatas. tapi, ternyata kini seorang tunanetra pun bisa menjadi barista, profesi yang membutuhkan keahlian khusus. mulai hari ini, setidaknya enam penyandang cacat low vision di wiyata guna, pun dilatih menjadi barista.

Meracik kopi dan jus menjadi minuman yang enak untuk dikonsumsi merupakan tugas seorang barista. nah, ternyata penyandang cacat khususnya tunanetra pun bisa melakukan tugas tersebut. seperti yang terlihat di wiyata guna kota bandung. setidaknya enam tuna- netra yang termasuk dalam kategori low vision dilatih untuk menjadi barista, oleh instruktur asal korea yang juga mengalami low vision.

Menurut kepala balai wiyata guna, sudarsono, momentum menjamurnya kafe-kafe di kota bandung khususnya, menjadi upaya untuk memperlihatkan, racikan para tunanetra tidak kalah enaknya dengan mereka yang normal.

Sementara itu, sekjen siloam international for blind, choi dong ic mengatakan, kota bandung merupakan tempat pertama pihaknya melatih barista di indonesia. hal ini dilakukan melihat menjamurnya kedai kopi di indonesia, kota bandung khususnya. dengan pelatihan ini, dirinya berharap para penyandang cacat bisa mendapatkan pekerjaan dengan lebih mudah.

Pelatihan ini pun disambut salah satu penyandang cacat, zaenal. bahkan, zaenal pun mengatakan, bisa jadi, dirinya berpindah profesi dari tukang pijat menjadi barista.

Selain meracik kopi dan jus, pihaknya juga melatih para penyandang cacat tersebut agar dapat menjalankan bisnis kedai kopi.

Budi hartati, bandung tv.