Kantor Samsat Outlet untuk Dongkrak PAD

68

BISNIS BANDUNG — Keberadaan  kantor sistem administrasi manunggal satu atap (Samsat) Outlet di Kabupaten/kota diharapkan dapat berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah pada APBD  Provinsi Jawa Barat.

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Hilman Sukiman, adanya samsat outlet itu guna peningkatan pendapatan daerah untuk kesejahteraan rakyat dan peningkatan kinerja untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dengan dipermudahnya samsat ini, tentunya sangat memungkinkan adanya peningkatan PAD untuk Jabar,” ujarnya di kantor UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) di Kab. Tasikmalaya, Selasa (12/3/2019).

Kepala samsat outlet Drs. Djadja Lalana menyebutkan, hadirnya samsat outlet di Jalan Raya Sukamantri, Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya ini dijadikan sebagai pelayanan pemerintah daerah agar lebih mudah. Di samping untuk menghadirkan pemerintah di tengah masyarakat serta menjadikan wujud komitmen dalam rangka mendekatkan layanan publik yang berkualitas.

“Jabar memiliki 90 titik sentra pelayanan pajak yang tersebar di seluruh kabupaten/kota, dengan adanya samsat outlet maka menjadi 91 titik,” ujar Djaja.

Ia menjelaskan, dari berbagai jenis samsat ada samsat induk, outlet, corner, night dan samling hingga esamsat merupakan bentuk pilihan masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor.
“Kami mengharapkan adanya kemauan lebih dari masysrakat untuk segera membayar pajak serta kami bisa mencapai target PAD dengan lebih baik,” ucapnya.(B-002)***