“Love Ride 2019” Meruntut Sejarah Kelahiran HDCI

98

Berbagi kebersamaan dengan sesama sudah menjadi bagian dari rutinitas  anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung dalam menjalankan aktivitas hobinya. Kegiatan aksi sosial sosial club ini dituangkan dalam berbagai kegiatan, salah satunya adalah “Love Ride 2019”.

Kebanggaan memiliki dan mengendarai motor besar buatan Amerika menjadi salah satu ciri dan kekuatan komunitas ini. Rasa bangga dan bahagia tercermin manakala  tradisi menggelar kegiatan sosial berbagi dengan masyarakat sekitar tercipta. Melalui momen-momen kegiatan sosial empati kepada sesama semakin kuat.

Kegiatan Love Ride Donation  merupakan acara rutin tahunan HDCI Bandung  dalam melakukan rangkaian kegiatan sosial di berbagai tempat, di antaranya mengunjungi Panti Asuhan , Panti Difabel serta tempat tinggal para pemulung di daerah Cimahi.

Acara Love Ride 2019  berakhir di Click Square Bandung, Sabtu (16/3) , ditutup dengan aksi sosial memberikan bingkisan kepada petugas kepolisian yang bertugas mengatur lalu lintas di Kota Bandung. Momen ini menjadi bagian dari salah satu upaya sinergisitas HDCI Bandung dengan pihak kepolisian di Kota Bandung.

Ketua HDCI Bandung, Jonny BS Nugroho mengatakan, Love ride itu merupakan acara pertama yang bakal menjadi agenda rutin tahunan bagi komunitas HDCI Bandung. Selain berbagi kasih , juga bersilaturahmi dengan para senior pendiri HDCI , dulu bernama HCB yang menjadi perintis berdirinya  Munas pertama pada tahun 90-an, mereka ketika itu sepakat untuk melebur menjadi bagian dari HDCI.

“Kita sudah memulainya dan menjadi sebuah silaturahmi yang sangat luar biasa. Dengan pertemuan ini, rasanya luar biasa  ingin mengangkat sejarah , bahwa berdirinya HDCI  diinisiasi oleh teman-teman Harley Club Bandoeng (HCB). Harapan utama ajang silaturahmi ini adalah untuk mendapatkan informasi dari para senior . Mereka sepakat akan membuat museum HDCI di Bandung,”ujar Jonny.

Dalam kesempatan  berkumpul di akhir pekan tersebut, para pendiri HCB dan senior HDCI seperti Alex Ramawidjaja, Saulus Lacaden, Tatang Sujani, Marius Widiarto (Wiwied C59), Darmawan, Wanda, Kang Amat dan lainnya berbaur bersama sambil berbincang santai  , hingga terbentuknya HDCI pada tahun 1990. Mereka bercerita mengenai para penghobi Harley di Kota Bandung  era tahun 1960-1990, sambil membawa pernak-pernik sebagai bagian dari bukti sejarah perjalanan penghobi Harley masa lampau.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini, semuanya bisa kumpul dari yang muda hingga  tua. Mereka saling mengisi dan bersilaturahmi, kita semua sama-sama hobi  berkendara motor Harley Davidson,”ujar Alex Ramawidjaja, salah satu senior HCB. (E-002)***