Produk Unggulan Sulit Dipamerkan; Karena Anggarannya Nol Persen 

69

BISNIS BANDUNG – Bidang Perdagangan  Dinas Koperasi UMKM, Industri dan Perdagangan (Dikoperindag) Kabupaten Sumedang  akan kesulitan untuk memamerkan produk unggulan  dikarenakan anggaran yang diajukan tidak terakomodir.

Dikemukakan Kepala Bidang Perindustrian dang Perdagangan Kabupaten Sumedang Hj.Elly ,  kesulitan yang selama ini dihadapi pihak  Dikoperindag tahun 2019 ini cukup berat, ”Bayangkan , di bidang kami , hanya ada dua kegiatan di kasie  dalam  tahun 2019 itupun anggaranya dari CSR. Sementara, program – program yang sudah kami siapkan  jadi tersendat. Produk produk unggulan yang ada di Kabupaten Sumedang akan mengalami kesulitan untuk mengikuti pameran pameran yang biasa diselenggarakan,” ujar Elly, baru-baru ini.

Tidak bisa dipungkuri,lanjut Elly, karena peran serta anggaran adalah hal  penting, sebuah dengan adanya anggaran akan mudah dan tim pelaksananya akan fokus melaksanakannya, berbeda dengan sebuah kegiatan yang anggarannya berasal dari  partisipasi, pelaksanaanya bisa lebih atau kurang dari target.

“Tapi mesti tidak ada anggaran untuk kegiatan produk unggulan yang dipamerkan, kami akan mencoba cara lain , seperti kegiatan yang dilaksanakan  di Alun – alun bisa berjalan meski menggunakan dana partisipasi. Kabupaten Sumedang harus eksis tiap tahunnya untuk  memamerkan produk unggulan apalagi ada produk yang terbaru. Elly menyebut, untuk kegiatan monitoring perkembangan harga kepokmas (kebutuhan pokok masyarakat)  untuk tahun ini, nol persen anggarannya, padahal kegiatan itu sangat penting untuk update harga perhari di pasar yang selanjutnya dilaporkan ke provinsi dan pusat.
Hj.Elly berharap untuk kedepan,meski  produk UMKM sulit dipamerkan karena persoalan biaya,namun mencarii solusi dengan mencari sponsor. (E010)