Bocah Penderita Down Syndrome, Tidak Mendapat Perhatiah Pemerintah

60

Seorang anak berusia delapan tahun, asal kampung sadang, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur, karena menderita Down Syndrome dari umur delapan bulan. Pihak keluarga berharap keajaiban dari tuhan untuk kesembuhannya.

Rizki Firmansyah, seorang anak berusia delapan tahun, asal Kampung Sadang, Desa Margahayu Tengah, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, tergolek lemah di tempat tidur akibat penyakit yang dideritanya. Anak kedua dari pasangan ajam dan kartini ini menderita Down Syndrome dari umur delapan bulan. Saat ini, rizki tidak bisa beraktivitas normal seperti anak seusianya karena kaki, tangan dan leher nya, kaku sehingga tidak bisa berfungsi normal.

Menurut ayah Rizki, Ajam, Rizki mulai mengalami kejanggalan sejak dilahirkan, Rizki tidak bisa bernafas selama empat puluh menit, namun detak jantungnya normal.

Sementara itu, menurut sekertaris pusat kesejahteraan sosial, atau Puskesos Margahayu Tengah, bantuan yang diberikan dari pemerintah setempat bagi anak yang menderita Down Syndrome seperti rizki, berupa pemberdayaan bagi pihak keluarga. Pihaknya juga sudah mengajukan bantuan kursi roda ke kemensos.

Meski secara medis sudah tidak bisa disembuhkan, pihak keluarga berharap

 adanya keajaiban dari tuhan untuk kesembuhan rizki.

Rezytia prasaja, bandung tv.