Jabar Pada Posisi Ke-2 Dalam Survei Persepsi Maladministrasi

70

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berada pada peringkat kedua dalam survei persepsi maladministrasi, dibandingkan sembilan provinsi lainnya yang disurvei Ombudsman Republik Indonesia. Namun, Jabar masih berada dalam zona kuning, sehingga jika pemerintah provinsi puas dan bersantai dengan pencapaian tersebut, bukan tidak mungkin akan beralih ke zona merah atau maladministrasi tinggi.

Berdasarkan perhitungan atau survei yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia, Jawa Barat berada pada peringkat kedua dari sepuluh pemerintah provinsi yang dinilai, dalam hal indeks persepsi administrasi. Menurut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dirinya belum puas karena masih ada maladministrasi di Jawa Barat. Gubernur mengatakan, pihaknya akan mempraktekkan pelayanan yang diberlakukan sesuai kemauan warga, sehingga tidak terjadi lagi maladministrasi di Jabar.

Total skor indeks persepsi maladministrasi Jabar mencapai 4 koma 98 kategori rendah, atau berada pada zona kuning. Berdasarkan survei, indeks persepsi maladministrasi yang masih redah di Jabar yaitu bidang layanan kependudukan. Jika pemerintah provinsi puas dan bersantai dengan pencapaian tersebut, bukan tidak mungkin akan beralih ke zona merah atau maladministrasi tinggi.

Maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik merupakan salah satu faktor penghambat dalam proses pencapaian target pembangunan, mewujudkan good governance. Korupsi, pungutan liar, diskriminasi terhadap layanan, dan penundaan berlarut dalam proses layanan merupakan sebagian kecil dari maladministrasi yang sering terjadi dalam pemberian layanan oleh penyelenggara pelayanan publik.

Budi Hartati, Bandung tv.