Kuliner Unik; Nasi Cikur Khas Tasikmalaya

180

Tasikmalaya terkenal dengan masyarakatnya yang menjunjung tinggi nilai religi cukup kuat. Selain terkenal dengan berbagai kerajinan , seperti kerajinan bordir, kelom geulis dan lainnya . Tasikmalaya dikenal juga sebagai berbagai kuliner khas , diantaranya nasi cikur, salah satu kuliner khas Tasikmalaya.

Siapa sangka, tanaman obat seperti kencur dapat diolah menjadi masakan lezat yang membangkitkan selera makan. Tak percaya? Cobalah sepiring nasi cikur jika Anda berkunjung ke Tasikmalaya.  Kota Mutiara di Priangan Timur ini Anda dapat menemukan nasi cikur di kawasan Dadaha. Selain itu, nasi cikur terpopuler se-Tasik  dijual  Kantin 43  di pertigaan Jalan Panyerutan-Jalan Tentara Pelajar. Kantin milik Ny Iyen ini , walau  warung kecil sederhana ,tapi kelezatan masakannya ”maknyos” laris. Warung ini, buka mulai pukul 06.00 pagi ,  Anda yang datang pukul 08.00 WIB bisa kehabisan menu sajian di warung ini.

Olahan nasi cikur ini sepintas terlihat sederhana, tapi bila sudah dicicipi awas kalau ketagihan, karena aroma nasi dan bawang gorengnya sangat meresap  pada olahan ini. Cikur sendiri adalah nama lain dari kencur, namun yang terkenal di daerah Jawa Barat,  khususnya daerah tatar Sunda  sebutannya cikur. Jadi bila anda berkunjung ke daerah Tasikmalaya atau daerah Sunda dan ingin menanyakan kencur, harus menyebutnya cikur, karena sebutan itulah yang familiar di daerah  tatar Sunda.Bahan pembuatan nasi cikur ini sangat sederhana , karena bahannya hanya kencur (cikur), bawang merah, cabe, garam dan nasi putih . Namun bila ingin lebih spesial anda juga bisa menambahkan bahan pelengkap lainnya, agar sajian nasi cikur ini bisa tambah istimewa.

Umumnya, nasi cikur memenggunakan bumbu kencur muda dan kencur yang bertunas berwarna putih. Hal inilah yang membuat aroma nasi cikur lebih harum dengan tekstur nasi yang lebih renyah dari  biasanya. Mungkin banyak yang berpikir nasi cikur ini dibuat layaknya nasi uduk, padahal tidaklah demikian. Nasi cikur  khas Tasikmalaya  dibuat  mirip dengan nasi goreng. Bumbunya terdiri dari bawang merah, bawang putih, garam, trasi dan  kencur muda. Bumbu ini dihaluskan dan digoreng bersama nasi.Setelah matang,  disajikan dengan tambahan lauk pauk berupa tempe orek, ikan asin, irisan tipis telur dadar, ayam dan lainnya sesuai keinginan sang pembeli.

Tambahan di atas  nasi cikur adalah taburan bawang goreng , tahu goreng, irisan mentimun, kerupuk emping serta sambal ulek merah . Seporsi nasi cikur dijual seharga Rp 7.

(E-001) ***