Tower Bambu Jadi Pesona; Bukit Panembongan Garawangi

89

Wisata alam Bukit Panembongan  di Desa Tembong, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan mulai dibuka untuk umum pada bulan April 2016 lalu. Dari  lahan seluas lima hektaryang dipergunakan sebagai area wisata alam efektifnya sekitar dua hektar.Hadirnya wisata alam Bukit Panembongan  tidak terlepas dari peran para pemuda yang menggali potensi perbukitan di  Panembongan.

Akses menuju lokasi cukup mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Menuju lokasi obyek , dari pusat Kota Kuningan  menuju  Garawangi dari Jalan Raya Lengkong. Dari Kantor Kecamatan Garawangi , sebelum Masjid Lengkong dari arah Kota Kuningan, belok kanan. Ikuti  jalan tersebut hingga melewati jembatan,  terus lurus sampai SDN Tembong, berlanjut hingga sampai Kantor Desa Tembong.

            Siapapun yang berkunjung ke bukit ini dijamin nggak bakalan kecewa. Pasalnya lokasi ini jadi spot yang sempurna untuk menikmati hijaunya alam Kuningan. Tempat ini juga punya banyak spot instagramable yang jadi buruan para anak muda . Mulai dari gardu pandang yang sengaja diletakkan di puncak bukit agar pengunjung bisa menikmati pemandangan sekitar sampai jembatan cinta. Bukit Panembongan ini biasanya ramai dikunjungi pada pagi hari saat matahari terbit dan ketika senja mulai menyapa. Karena sang mentari nggak segan-segan menunjukkan keindahannya pada waktu-waktu tersebut terlihat dari Bukit Panembongan. Destinasi tempat wisata alam ini semakin banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Menurut pengelola wisata alam Bukit Panembongan , semakin banyak pengunjung yang berdatangan salah satunya karena faktor “Socmed Effect”, banyak foto-foto para pengunjung viral di media sosial. Tentu hal tersebut merupakan dampak positif bagi wisata Bukit Panembongan sendiri.

            Di beberapa titik ada empat buah tower bambu yang menjadi daya tarik tempat wisata ini, pengunjung dapat mengabadikan panorama di sekitar tempat wisata. Selain menjadi tempat wisata, area ini diperuntukan juga untuk kegiatan camping. Kapasitas Camping Ground di tempat wisata ini mampu menampung  50 tenda.Karena tempat ini menyuguhkan panorama alam yang sangat menawan, sehingga tak sedikit pengunjung yang memanfaatkannya sebagai latar foto Pra-wedding.Masih di area wisata Bukit Panembongan terdapat pula wahana Flyng Fox dengan track yang cukup panjang dan menantang.

Untuk harga tiket masuk serta harga beberapa wahana di tempat wisata Bukit Panembongan ini cukup terjangkau.

Harga tiket masuk : Rp.5000,-/orang.

Harga tiket wahana permainan Flying Fox  : Rp.10.000,-/satu kali permainan.

Harga tiket untuk Camping : Rp.15.000,-/orang, satu malam.

Harga tiket Pra-wedding : Rp.50.000,

Tempat wisata alam Bukit Panembongan mulai buka pukul 7 pagi hingga pukul 5 sore.

Warga setempat dan Karang Taruna bahu membahu membuat beberapa fasilitas wisata yang nyaman dan aman untuk dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.Untuk bisa berfoto dan selfie keren dari Bukit Panembongan memang perlu sedikit usaha dengan lari-lari kecil mendaki jalan sepanjang 500 meter.Udara pedesaan yang sejuk dan menyegarkan masih bisa dirasakan dari puncak Bukit Panembongan Kuningan. Di tempat instagramable paling hits di Kuningan ini, ada fasilitas tempat duduk yang posisinya menjorok ke jurang, cocok dijadikan tempat untuk berfoto, bahkan untuk sesi foto preweding.Ada fasilitas yang cukup unik di objek wisata Bukit Panembongan, yaitu Tower Guludug, sebuah menara yang terbuat dari bambu yang posisinya menjorok ke jurang.Dari Tower Guludug, wisatawan bisa melihat wilayah selatan Kabupaten Kuningan yang indah luar biasa.Pengunjung di Bukit Panembongan tak hanya warga Kuningan saja, datang juga dari daerah seperti Indramayu, Cirebon, Bandung hingga Jakarta.Tak heran jika saat akhir pekan, objek wisata Bukit Panembongan selalu ramai pengunjung.(E-001) ***