Ratusan Santri Terancam Tidak Bisa Mencoblos

31

Ratusan santri pondok pesantren Dzikir Alfath, Kota Sukabumi, terancam tidak bisa mencoblos pada pemilihan umum  17 April 2019 mendatang. pasalnya para santri tersebut tidak memiliki Form A5, ditambah mereka tidak mendapatkan informasi terkait batas waktu pengurusan pindah lokasi memilih.

sedikitnya 500 santri yang belajar dan bermukim di pondok pesantren Zikir Al-fath, gunung puyuh, Kota Sukabumi. terancam tidak bisa menyalurkan Hak pilihnya untuk memilih presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif. Pasalnya,mereka tidak terdaftar di dalam daftar pemilih tambahan atau D-P-T-B K-P-U Kota Sukabumi. selain itu, para santri tersebut tidak memiliki Form A5 atau pindah  pilih TPS disekitar ponpes dari TPS asal para santri.

 pimpinan pondok pesantren Dzikir Alfath, KH Fajar laksana mengatakan, hingga kini para santri  belum menempuh prosedur pindah lokasi menggunakan hak pilihnya 17 april mendatang.  Padahal, saat ini proses permintaan pindah memilih yang dilayani oleh KPU telah ditutup. sehingga kecil kemungkinan santri tersebut untuk bisa memilih.

Sementara itu, komisioner komisi pemilihan umum KPU Kota Sukabumi, Harlan Awaluddin mengakui telah jemput bola terkait pindah pilih ke wilayah khusus, termasuk pondok pesantren Al fath. apalagi pindah pilih tersebut sudah disosialisasikan KPU sejak tiga bulan terakhir.

Hingga saat ini, kpu Kota Sukabumi telah melakukan rapat pleno DPTB tahap dua sebanyak 2.248 orang, yang terdiri dari DPTB masuk sebanyak 1.164 orang, sedangkan DPTB keluar sebanyak 1.084.

 

Budi Setiawan, Bandung tv.