Mempertahankan Harga Jual Mobil Bekas

352

Harga jual kembali sebuah kendaraan dapat dikatakan baik apabila persentase harga jual kembali kendaraan tersebut tidak mengalami penurunan yang signifikan dari harga awal saat pembelian kondisi baru.
Menurut Customer Satisfaction & Value Chain (CSVC) Division Head ADM Elvina Afny, yang ditemui saat kegiatan Daihatsu Festival di Bandung (7/4), agar bisa mempertahankan harga jual tetap stabil, atau tidak terlalu mengalami penurunan drastis, maka konsumen wajib memperhatikan beberapa aspek penĀ­ting.
Daihatsu membeberkan beberapa hal yang sangat mempengaruhi harga jual kembali sebuah mobil.
Agar harga jual kendaraan tetap tinggi, setidaknya konsumen memperhatikan soal histori perawatan berkala di bengkel resmi. Hal ini, kata Daihatsu, dapat dibuktikan melalui buku servis.
Selain itu, masalah kondisi kendaraan sangat penting. Mobil haruslah dalam kondisi mulus, seperti bebas baret atau lecet, bebas bekas tabrak, dan kondisi mobil dalam keadaan standar.
Hal lain adalah persoalan usia kendaraan. Agar harga jual tetap tinggi, umur kendaraan yang ingin dijual kembali tidak lebih dari 5 tahun, sehingga jarak tempuhnya masih rendah.
Yang sudah pasti berikutnya adalah kelengkapan dokumen, mencakup BPKB, STNK, dan surat pendukung lainnya. Terakhir, yang mempengaruhi harga jual kendaraan adalah jenis transmisi, manual atau otomatis. (E-002)***