Pembiasaan Mengolah Kreativitas

64

“Dalam memecahkan masalah, kita cenderung menggunakan pikiran logis dengan pendekatan bertahap. Untuk berpikir logis, yang bekerja otak sebelah kiri. Sedangkan otak sebelah kanan berpikir secara lateral atau berpikir secara intuitif, tidak terstruktur.”
KEWIRAUSAHAAN merupakan proses kemanusiaan (human process). Kaitannya dengan kreativitas dan inovasi dalam memahami peluang, mengorganisasi sumber-sumber daya, mengelola; sehingga peluang itu terwujud menjadi suatu usaha yang menghasilkan laba atau nilai untuk jangka waktu lama. Definisi tersebut menitikberatkan kepada aspek kreativitas dan inovasi, karena dengan sifat kreativitas dan inovatip seseorang dapat menemukan peluang.
Kreativitas tak lain dari kemampuan menghasilkan kombinasi-kombinasi baru atau hubungan-hubungan baru antarunsur. Orang kreatifdapat dikenali dari beberapa ciri,antara lain: mandiri, terbuka terhadap yang baru, percaya diri, berani mengambil risiko, melihat sesuatu dengan tidak biasa, memiliki rasa ingin tahu yang besar, dapat menerima perbedaan, objektif dalam berpikir dan bertindak.
Tidak selalu kreativitas berarti mengadakan dari sesuatu yang tidak ada. Dalam banyak kasus, perbaikan dari/atas sesuatu yang telah ada juga termasuk kreativitas. Sering juga gagasan baru timbul secara kebetulan, tanpa benar-benar direncanakan. Penting sekali mencamkan (mencari dan menemukan rahasia) mengapa kreativitas dan inovasi merupakan ciri-ciri yang melekat kepada wirausaha.
Kegiatan yang bersifat kewirausahaan misalnya: Menghasilkan produk baru dengan cara baru pula; Menemukan peluang pasar baru dengan menghasilkan produk baru pula; Mengombinasikan faktor-faktor produksi dengan cara baru; Mendukung budaya yang mendorong eksperimen yang kreatif; Mendorong perilaku eksperimen. Keseluruhan kegiatan menemukan sampai mewujudkan peluang menjadi usaha yang menghasilkan inilah yang disebut proses kewirausahaan.
Sudah sama-sana diketahui, wirausaha merupakan sumber pemikiran kreatif dan inovasi. Bagaimana alam pikiran seseorang wirausaha sehingga menjadi sumber kreativitas dan inovasi? Seorang wirausaha selalu memimpikan gagasan baru; Selalu mencari peluang baru atau mencari cara baru menciptakan peluang baru; Selalu berorientasi kepada tindakan, Seorang pemimpi besar, meskipun mimpi itu tidak selalu dapat cepat terwujud, Tidak malu memulai sesuatu, walau dari skala kecil; Tidak pernah berpikir untuk menyerah, selalu mencoba lagi; Tidak pernah takut gagal.
Untuk medorong kreativitas bagi seluruh sumber daya manusia dalam organisasi, adabeberapa kiat. Antara lain, Kreativitas harus dipandang sebagai suatu kebutuhan perusahaan; Mempunyai sikap toleransi terhadap keberhasilan atau kegagalan; Mendorong sikap keingintahuan; Menyikapi masalah sebagai tantangan; Mengadakan pelatihan-pelatihan kreativitas secara teratur; Menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk terlaksananya kegiatan yang kretaif; Memberi penghargaan atas kreativitas yang terwujud; Membuat model-model teknik mengembangkan kreativitas untuk dipelajari baik perorangan maupun kelompok.
Kiat-kiat untuk mendorong kreativitas disosialisasikan kepada sumber daya manusia dalam perusahaan sehingga semua memahaminya. Perlu dicamkan bahwa kebiasaan sehari-hari pada umumnya cara berpikir kita dalam memecahkan masalah mempergunakan pikiran yang logis dengan pendekatan yang bersifat bertahap. Menurut para ahli, cara berpikir demikian mempergunakan otak sebelah kiri yang fungsinya untuk berpikir secara logis. Otak sebelah kanan fungsinya berpikir secara lateral atau berpikir secara intuitif, tidak terstruktur. (C-003/MP***)