Pangkas Bisnis Smartphone pada 2020, Kenapa?

60

SONY dikabarkan tengah berencana untuk membatasi bisnis ponselnya. Menurut Nikkei Asian Review, perusahaan asal Jepang tersebut berencana memotong 50 persen bisnis smartphone-nya pada 2020.Dilansir dari laman Engadget, Senin (1/4/2019) pembatasan bisnis smartphone ini tampaknya bukan berita yang terlalu mengejutkan, pasalnya Sony memang tidak mendapatkan pijakan yang tepat dalam industri ini. Bahkan menurut Statista sekira 1,6 miliar ponsel yang diproduksi pada 2018, hanya ada 10 juta di antaranya perangkat milik Sony.

SONY

Tak hanya itu pembatasan tersebut juga diprediksi akan berujung pada potensi PHK karyawan perusahaan hingga 2.000 orang. Meskipun demikian, perusahaan diharapkan mentransfer beberapa karyawan ke divisi lain. Sayangnya, menurut Engadget hingga saat ini Sony belum mengumumkan secara resmi tentang rencana PHK tersebut.

Jika isu PHK benar, hal ini bukan menjadi yang pertama kali bagi Sony merampingkan divisi smartphone-nya. Perusahaan memberhentikan 2.000 karyawan pada 2009 setelah menutup empat fasilitas produksi smartphone. Selanjutnya, pada 2015 Sony memangkas 1.000 pekerja sebagai tanggapan terhadap pendapatan yang kurang memuaskan. (C-003/ahl)***