Pemprov Sediakan Hadiah Bagi TPS Unik dan Heroik

33

BISNIS BANDUNG–  Melengkapi program nasional “kelingking fun”  yaitu menunjukkan ujung jari kelingking ungu   setelah menyoblos pemilu dengan  belanja diskon 50 %, maka Pemprov Jabar menginisiasi sayembara berhadiah demi menarik perhatian pemilih untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

Sayembara berlaku bagi penyelenggara dan pemilih, dengan kategori yang disayembarakan mulai dari dekorasi TPS terunik dan TPS dengan partisipasi pemilih tertinggi, dengan hadiah masing- masing kategori Rp15 juta untuk pemenang pertama, Rp10 juta untuk pemenang kedua, dan Rp5 juta untuk pemenang ketiga.

“Ini sebagai upaya  pendorong  semangat  agar banyak  orang  datang  berbondong-bondong ke TPS lebih awal,” kata Gubernur  Jabar Ridwan Kamil kepada wartawan pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, sehari menjelang  Pemilu serentak  Pilpres dan  Pileg.

Ada juga kategori Petugas TPS heroik yang akan dinilai oleh wartawan yang  meliput. Pemenang pertama  akan diberikan hadiah Rp15 juta , pemenang kedua  Rp10 juta  dan  pememang ketiga  Rp5 juta.

“Untuk petugas TPS terheroik karena susah verifikasinya, kami akan melihat dari versi wartawan. Biar wartawan yang menentukan mana TPS paling heroik,” katanya seraya menambahkan bagi para pemilih juga disediakan hadiah melalui kategori selfie di TPS dengan pose terunik.

Syaratnya, swafoto harus bersifat netral tanpa menunjukkan dukungan terhadap salah satu calon presiden, partai politik, atau calon legislatif.

Foto pun harus dilakukan di depan TPS, bukan di dalam dalam bilik suara. Hadiahnya sama, Rp15 juta untuk pemenang pertama, Rp10 juta pemenang kedua, dan Rp5 juta pemenang ketiga.

Semua foto harus di unggah di akun Instagram masing-masing peserta dengan men-tag dan mention akun @humas_jabar , @ridwankamil dan @kpujabar, pemenang akan diumumkan pada Mei 2019.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok menyatakan jumlah TPS pada Pemilu 2019 di Jawa Barat jauh lebih banyak dibandingkan TPS saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Hal tersebut lantaran jumlah pemilih maksimal di tiap TPS sekitar 300 pemilih dan untuk di Jawa Barat jumlah pemilih di masing-masing TPS itu rata-rata berkisar 250 pemilih. (B-002)***