Curug Tempuran Memberi Berkah Kehidupan Warga Bumisari

129

Destinasi  yang Mandalawangi kunjungi di Kabupaten Purbalingga adalah air terjun,atau dalam bahasa Sunda  di sebut  curug.  Purbalingga merupakan salah satu kota kecil di Jawa Tengah yang selama ini dikenal  dengan sebutan negeri seribu curug. Sebutan tersebut bukan tanpa alasan namun berdasarkan kenyataan  di wilayah Kabupaten  Purbalingga banyak sekali destinasi wisata berupa air terjun . Salah satu curug yang kami kunjungi ialah Curug Tempuran  di antara destinasi yang harus Anda kunjungi saat berkunjung ke Kota ”Perwira” Purbalingga. Lokasinya berada di Jl. Raya Binangun No. 18, Pengalusan, Mrebet, Purbalingga , dapat ditempuh dari pusat kota sekitar 30 menit , kita akan sampai ke area air terjun cantik yang memiliki air jernih.Air terjun yang berada di wilayah Desa Bumisari dengan biaya masuk cukup murah, hanya Rp 3.000/orang . Lokasinya Curug Tempuran tidak sulit dicari karena  petunjuk jalan ke arah curug banyak terpampang. Menuju area curug yang tidak bisa dilintasi kendaraan , pengunjung bisa menitipkan kendaraan di halaman rumah warga dengan biaya penitipan seikhlasnya karena penduduk yang dititipi kendaraan tidak menetapkan besaran biaya parkir. Dari perumahan warga, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 10-15 menit melewati perkebunan dan persawahan. Air Terjun ini cukup terkenal bagi traveler asli Purbalingga. Airnya yang jernih , sejuk dan adem mendorong niat pengunjung  berenang pada genangan dibawah air terjun. Namun harus hati – hati karena genangan yang menyerupai kolam cukup dalam.

Namun demikian banyak warga yang memanfaatkan kolam dibawah air terjun ini sebagai sarana memancing ikan yang berkembang cukup banyak. Hal unik , di sisi kanan Curug Tempuran ini banyak mata air kecil yang mengalir . Aliran air Curug Tempuran yang mengalir ke sungai  dimanfaatkan warga untuk mencuci dan mandi . Airnya yang sejuk dengan hamparan batu  asri alami yang mengelilinginya telah menambah indahnya area air terjun Curug Tempuran . Pengunjung ke Curup Tempuran , didominasi oleh para penikmat wisata alam yang datang dari warga Purbalingga , juga dari daerah lain. Memiliki spot – spot cantik  membuat para pelancong betah berlama lama mengahbiskan waktunya di area curug.Para penikmat fotografi banyak mengabadikan keindahan curug dari berbagai sudut.Sedangkan para pehobi swafoto  berburu spot – spot cantik sebagai latar fotonya.

Keberadaan curug ini sebagai destinasi wisata telah memberikan dampak bagi masyarakat sekitar,pada akhir pekan serta masa liburan panjang mereka mendapatkan dampak langsung dari segi ekonomi. Warga masyarakat yang menjadikan halaman rumahnya sebagai lahan , tak dipungkiri mendapat penghasilan tambahan, selain dari juga menjajakan  makanan dan minuman yang dibutuhkan para pengunjung. Secara tidak langsung curug ini telah memberikan nilai ekonomis bagi warga desa setempat. (E-001) ***