Kuartal I 2019 Penjualan Mobil Menurun

62

Penjualan mobil baru mengalami penurunan 13,1 % sepanjang kuartal pertama 2019. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan angka distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) turun dari 292.031 unit menjadi 253.863 unit.Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi mengatakan, penurunan angka wholesales mobil baru dianggap wajar di awal tahun. Terlebih  masih ada pabrikan yang berusaha menjual unit dengan VIN 2018.

“Saya belum bisa menganalisis lebih jauh, tapi bisa jadi karena penyesuaian stok. Penurunan juga terjadi pada komersial. Namun, ya biasalah ada anomali turun sedikit di awal tahun,” ucap Yohannes Nangoi.

Selain angka wholesales, penjualan mobil baru secara retail juga terkoreksi. Periode Januari-Maret 2019, angka retail cuma mencapai 259.491 unit, atau anjlok 10,8 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan 291.022 unit.

Di samping strategi penyesuaian stok, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto mengamini , bahwa hajatan politik 5 tahunan turut mempengaruhi pasar otomotif. Ia  berharap, setelah rampungnya Pemilu, kondisi pasar bisa berangsur membaik.

“Bila kami melihat trennya sudah pasti sehabis pemilihan presiden itu akan positif. Siapapun yang terpilih, itu pasti positif,” ujar, Soerjo.

Sementara itu, Toyota masih memimpin pasar dengan catatan angka retail sebanyak 76.082 unit. Meski masih berada di posisi teratas, capaiannya justru turun 12,1 % dibandingkan kuartal pertama tahun lalu. Hasil tersebut membuat perolehan market share (MS) mereka terkoreksi dari 29,7 % menjadi 29,3 %.

Daihatsu dengan market share 18,3 % membuntuti Toyota dengan perolehan 47.490 unit. Dibandingkan tahun sebelumnya, mereka mengalami penurunan penjualan sebesar 1,7 %.

Sementara Honda ada di posisi ketiga. Turun sebesar 8,8 %, pabrikan hanya menjual 10.197 unit di kuartal pertama 2019 dengan perolehan market share 15,5 %.

Mitsubishi dan Suzuki mengisi urutan posisi empat dan lima. Tiga berlian sukses mengamankan 13,1 % pasarnya dengan menjual 34.100 unit. Sedangkan Suzuki, market share-nya 9,1 % berkat kemampuan menjual 23.567 unit. (E-002)***