Penyebab Knalpot Motor Keluarkan Asap

106

Sudah beberapa tahun , motor 2-tak tidak lagi dijual di Indonesia karena tidak memenuhi standar emisi gas buang yang berlaku saat ini. Kini produsen motor yang eksis di Indonesia hanya menjual motor 4-tak saja.Selain lebih ramah lingkungan, motor 4-tak unggul dalam hal konsumsi BBM  lebih irit dari motor 2-tak. Selain itu, motor 4-tak juga tidak mengeluarkan asap .  Kendati demikian, bukan berarti motor 4-tak tidak bisa mengeluarkan asap dari knalpotnya.

Bila tidak telaten dalam perawatannya, motor 4-tak  bisa mengeluarkan asap  layaknya motor 2-tak. Dalam kasus ini, munculnya asap dari knalpot karena dua komponen mesin, yaitu seal klep dan ring piston perlu diganti.

Kalau ring piston atau seher sudah lemah, saat motor digeber hingga rpm tinggi, dari knalpot akan mengeluarkan asap berwarna putih. Ini terjadi karena ring seher tidak mampu menahan oli ke ruang bakar, sehingga volume oli berkurang drastis. Solusinya adalah mengganti ring piston baru.

Sebelum mengganti piston, jangan lupa melihat kondisi bloknya. Kalau sudah baret, maka sebaiknya diganti juga. Untuk mengetahui ring piston yang sudah lemah, caranya h dengan mencolek bibir atau ujung knalpot. Jika basah karena oli,  itu  jadi pertanda ring piston sudah lemah.

Selain ring piston yang sudah lemah, gejala knalpot motor 4-tak tiba-tiba berasap bisa disebabkan oleh seal klep. Masalah yang biasanya terjadi pada seal klep adalah getas dan sobek, hal tersebut muncul  usia pakai. Kalau seal klep sudah bocor, motor akan berasap saat dingin, dan akan hilang setelah dibawa berjalan.

Kebocoran seal klep juga bisa dirasakan dari performa mesin. Kalau seal klep bocor, sudah pasti membuat kompresi mesin bocor, dan otomatis langsung mempengaruhi performa mesin yang jadi tidak optimal. (E-002)***