Ironis SMPN Favorite Ini Masih Menumpang UNBK Di Sekolah Lain

33

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer, UNBK, Tingkat  Sekolah Menengah Pertama atau SMP, sejak Senin kemarin serentak digelar. Di Bandung Barat, ratusan peserta dari salah satu SMP Negeri Unggulan, justru harus mengikuti atau menumpang pelaksanaan UNBK di sekolah lain. Hal tersebut disebabkan, sekolah tak memiliki komputer sejak dua tahun berlangsungnya UNBK.Sebanyak 360 siswa dari sekolah menengah pertama negeri, SMPN, satu Batujajar, mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Termasuk seorang siswa atau peserta yang tengah mengalami luka, akibat peristiwa kecelakaan lalu lintas, tetap antusias dibantu guru untuk masuk ke ruangan ujian.

Namun demikian, pelaksanaan UNBK tidak dilaksanakan secara mandiri, karena seluruh peserta ujian SMPN 1 Batujajar harus diboyong ke tempat lain, dan mengikuti UNBK di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan, SMK, Swasta di Jalan Raya Batujajar. Pihak sekolah tak dapat melaksanakan UNBK secara mandiri, karena tak memiliki komputer.

Ironisnya, SMPN 1 Batujajar merupakan salah satu sekolah favorit atau unggulan di Batujajar, namun sudah dua tahun terakhir menggelar UNBK di tempat lain. Pada 2018, SMPN 1 Batujajar juga melaksanakan UNBK di salah satu SMA. Kondisi ini dikeluhkan oleh pihak sekolah, karena pemerintah sejauh ini tak memfasilitasi perangkat komputer.

Tanpa UNBK mandiri, pihak sekolah pun harus mengeluarkan biaya tambahan untuk sewa listrik. Selain itu, dengan keterbatasan sarana komputer, pihak sekolah pun harus membagi ke dalam tiga sesi pelaksanaan UNBK. Ke depan, pihak sekolah dapat menyelenggarakan unbk secara mandiri, sehingga tidak harus meminjam tempat lain.

ALGI MUHAMMAD GHIFARI, BANDUNG TV.,