Kejati JABAR Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Proyek Cisinga Tasikmalaya

73

Penyidik Kejaksaan Tinggi – KEJATI Jawa Barat, menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan dan jembatan Ciawi – Singaparna, Cisinga, di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Salah seorang diantaranya, menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kabupten Tasikmalaya.Pihak KEJATI JABAR, terus melakukan bersih-bersih terhadap pejabat dan aparatur Pemerintah yang dinilai korup.

Kali ini, KEJATI Jawa Barat berhasil mengungkap dan menetapkan lima orang tersangka,dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan dan jembatan Ciawi – Singaparna, Cisinga, di Kabupate Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kepala seksi peneranga hukum – kasi PENKUM, KEJATI Jabar Abdul Muis Ali mengatakan, pihaknya sudah menggelar perkara atas kasus tersebut,sehinga menetapkan lima orang tersangka.

Kelima tersangka tersebut yakni BA Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya selaku pengguna anggaran tahun 2017, RR selaku PPK, dan MM selaku ketua tim teknis dan PPHP sedangkan dua tersangka lainnya berasal dari unnsur swasta, yakni DS dan IP.

Meski telah menetapkan lima orang tersangka, tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru,jika ada keterangan atau bukti tambahan.

Kasus korupsi proyek Cisinga, berawal dari pengaduan masyarakat yang menduga adanya tindakan penyelewengan anggaran pembangunan jembatan,di jalan Cisinga Kabupaten Tasikmalaya, dengan anggaran dua puluh lima miliar rupiah. Namun dalam perjalanannya, pengerjaan jembatan tersebut tak sesuai spesifikasi. Diduga ada mark up biaya serta pekerjaan subkontrak kepada perusahaan lain yang tidak sesuai aturan.

Meski kelimanya belum ditahan,namun atas perbuatannya,kelima tersangka dapat dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang undang RI Nomor 31 tentang tindak pidana korupsi.