M.Cucu Zakaria Melindungi Masyarakat

39

Akreditasi merupakan bentuk perlindungan pemerintah dalam memenuhi hak setiap warga negara , agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu oleh fasilitas pelayanan kesehatan. “Akreditasi ini, tak hanya melindungi masyarakat, tetapi juga melindungi tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit ,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung Mokhamad Cucu Zakaria kepada wartawan, Kamis (2/5/2019) di Bandung.

Kini Akreditasi merupakan persyaratan bagi rumah sakit yang mau bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sebenarnya , lanjut Cucu , aturan ini diberlakukan sejak awal tahun 2014. Namun karena melihat kesiapan mayoritas RS, aturan ini belum dapat dilakukan dan diperpanjang hingga 1 Januari 2019 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 99 Tahun 2015, tentang perubahan PMK 71 Tahun 2013.

“Sebenarnya kita sudah mengingatkan RS jauh-jauh hari untuk mengurus akreditasi. Pemerintah telah memberi kesempatan kepada RS yang belum melaksanakan akreditasi untuk melakukan pembenahan dan perbaikan. Tentunya dengan memberikan surat rekomendasi bagi sejumlah RS mitra BPJS Kesehatan yang belum terakreditasi selesai paling lambat 30 Juni 2019. Pada 11 Februari 2019, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes juga telah mengirimkan pemberitahuan bagi RS agar akreditasi segera dituntaskan,” papar Cucu.

Hingga April 2019, terdapat 2.428 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, terdiri dari RS sebanyak 2.202 RS dan 226 klinik utama. Dari 720 RS yang pada Desember 2018 lalu belum terakreditasi, kini tersisa 271 RS. Pihaknya, lanjut Cucu sangat mengapresiasi langkah manajemen RS dalam menyelesaikan masalah akreditasi.
(E-011) ***