TNI AL Dan BKPIM Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster

4

Badan karantina ikan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan atau BKIPM bersama lanal Bandung dan pos TNI AL pangandaran, berhasil mengagalkan penyelundupan benih lobster, di pesisir selatan Garut, pantai Santolo. 39 ribu 211 benih lobster, berhasil diamankan dari tersangka.

Inilah tersangka SF, yang hendak menjual benih lobster ke pengepul yang berada di Sukabumi.

Aksi SF, berhasil digagalkan petugas dari BKIPM dan lanal Bandung, setelah petugas melakukan penyelidikan kurang lebih selama tiga hari. Barang bukti yang diamankan yakni 112 kantong plastik benih lobster yang dikemas dalam 2 karton dan 2 kantong plastik warna hitam total 39.211 ekor, dengan berat rata-rata 0,194 gram dan panjang rata-rata 2.3 cm. Nilai kerugian dari penyelundupan lobster tersebut, diprediksi mencapai  rp 5 miliar lebih.

Danlanal Bandung – kolonel laut Sunar Solehuddin mengatakan, penyelundupan benih lobster berpotensi menghancurkan ekosistem lobster.

Dan lanal dan BKPIM hingga saat ini masih mendalami keterlibatan jaringan yang lebih luas dalam kasus penyelundupan tersebut. Benih lobster biasanya dijual ke Singapura dan Vietnam.

Algi Muhamad Gifari, Bandung TV