Museum Pendidikan Nasional UPI Guru Untuk Mengetahui Masa Silam

33

Museum merupakan salah satu tempat rekreasi yang cukup banyak dikunjungi wisatawan. Selain tempat rekreasi, juga dijadikan sebagai sarana edukasi . Tak hanya wisatawan lokal, wisatawan mancanegara pun banyak yang tertarik untuk menjadikan Museum sebagai destinasi wisata.  Di Kota Bandung, terdapat beberapa Museum yang menarik untuk dikunjungi salah satunya Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia yang letaknya satu kawasan dengan Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Museum ini menyajikan berbagai koleksi yang berkaitan dengan pendidikan yang menceritakan sejarah-budaya, perkembangan pendidikan di Indonesia dari masa ke masa.

Pembangunan Museum Pendidikan Nasional ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab UPI sebagai perguruan tinggi yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian warisan sejarah budaya bangsa, khususnya di bidang pendidikan.Keberadaan Museum Pendidikan Nasional diharapkan mampu menjadi wahana pusat penelitian, serta sumber belajar dan pembelajaran yang dapat meningkatkan kompetensi pendidik maupun wawasan pembelajaran untuk peningkatan mutu pendidikan, sekaligus menjadi tujuan wisata budaya di Jawa Barat dan Nasional. Karena pada dasarnya manusia tidak mempelajari masa lalu, melainkan masa depan.Museum inilah diharapkan menjadi wahana bagi pengunjung untuk tidak hanya bisa melihat koleksi (something to see), tetapi bisa melakukan sesuatu (something to do) dan berbagai pengalaman (something to share), serta membeli sesuatu yang dapat menjadi kenang-kenangan (something to buy). Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia merekam jejak sejarah pendidikan nasional melalui upaya konservasi, edukasi dan riset serta rekreasi yang “Leading and Outstanding”.

Dilansir dari situsnya, Museum Pendidikan Nasional didirikan atas prakarsa Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata M.Pd yang didukung oleh Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, Lc (waktu itu). Tempat ini menjadi wahana pusat penelitian serta sumber  pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi pendidik maupun wawasan belajar.  Museum Pendidikan Nasional merekam jejak sejarah pendidikan nasional melalui upaya konservasi, edukasi dan riset serta rekreasi yang diberi tema Leading and Outstanding. Museum Pendidikan Nasional diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, pada  2 Mei 2015  bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Mulai dibuka untuk umum pada 25 November 2015 bertepatan dengan Hari Guru Nasional.

Bangunan ini memiliki 5 lantai, dengan masing-masing lantai memiliki tema koleksi yang berbeda. Di lantai 1, terdapat ruangan audio visual yang memberikan gambaran menyeluruh tentang museum, ruang pameran tidak tetap dan ruang cinderemata. Terdapat pula Ruang Pendidikan Zaman Klasik yang memiliki diorama yang memberikan gambaran sistem pendidikan zaman pra sejarah. Lantai selanjutnya menampilkan perkembangan pendidikan Indonesia pada masa kolonial, masa pergerakan nasional, dan masa awal kemerdekaan hingga masa reformasi. Pada lantai 3 kita akan mempelajari perkembangan pendidikan guru, lantai 4 menyajikan sejarah UPI dan lantai 5 memiliki taman dan kafe yang dapat dijadikan lokasi bersantai bagi para pengunjung. (E-001) ***