Rp 9 Miliar untuk Program Patriot Desa

14

BISNIS BANDUNG- Sebanyak 250 pemuda atau berusia melinial  disiapkan menjadi patriot desa di Provinsi Jawa-Barat. Saat ini tercatat lebih  seribu melinial mendaftar untuk mengikuti seleksi program  Patriot Desa yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD).

Pemprov Jabar menggelontorkan biaya Rp 9 miliar  dalam rangka merealisasikan program tersebut, termasuk  untuk kebutuhan biaya pelatihan sebelum terjun ke lapangan.

“Patriot-patriot  yang terpilih dalam seleksi nantinya akan melakukan pembinaan  di 100 desa yang tersebar di Jawa Barat,” ungkap Kepala BPMD Jabar, Dedi Supandi dalam  jumpa wartawan melalui acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Senin (13/5/2019)

Para melinial  tersebut  akan diberikan pelatihan dan bimbingan secara intensif sebelum ditempatkan di desa-desa. Selanjutnya para patriot yang terpilih ditempatkan di desa yang dekat dengan domisili supaya lebih paham potensi  yang ada  dan mudah mengembangkannya.

Menurut  Dedi, sasaran prioritas pembinaan para patriot adalah  kategori desa sangat tertinggal dan tertinggal. Nantinya, mereka ditempatkan di desa-desa  terbanyak seperti Kabupaten Sukabumi, Cianjur dan Majalengka  selama setahun.

“Mengenai gaji yang akan didapat setiap patriot desa, belum bisa disampaikan, karena  harus ada perhitungan lebih detail dengan pihak ketiga yang saat ini masih dalam proses lelang,” ujarnya.

Kebutuhan   patriot-patriot desa   tentunya  tak terlepas dari kondisi perdesaan  saat ini, yakni   baru sekitar 37 desa dari 5.213 desa yang tergolong mandiri. Persoalan inilah yang  akan dicari jalan keluarnya  oleh Pemprov Jabar saat ini.

Begitu pula dengan  program  lainnya,  semisal  One Village One Company (OVOC) atau satu desa satu perusahaan, Desa Digital  dan pemberian fasilitas lain  sangat diharapkan  memajukan desa-desa di Jabar, khususnya  dari segi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desanya. (B-002)***