Bakar Boneka Tikus “Simbol Koruptor”, Massa Berunjuk Rasa

4

Ratusan Orang Yang Tergabung Dalam Lsm Penjara Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Gerbang Kantor Dprd Kota Cimahi, Rabu Siang. Dalam Aksinya, Mereka  Mempertanyakan Kinerja Anggota Dewan Periode 2014-2019 Khususnya Terkait Berapa Perda Yang Telah  Dihasilkan Selama Mereka Menjabat.Selain Itu, Massa Juga Mempertanyakan Pengembalian Dugaan Kerugian Uang Negara Sebesar 663 Juta Rupiah Berdasarkan Laporan Badan Pemeriksaan Keuangan, Bpk.

Dengan Berseragam Serba Hitam, Massa Yang Tergabung Dalam LSM Penjara Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Gerbang Kantor DPRD Kota Cimahi, Rabu Siang. Mereka Berorasi, Mempertanyakan Kinerja Para Anggota Dewan Periode 2014-2019 Terutama Menyangkut  Berapa Perda Yang  Dihasilkan Selama Mereka Menjabat.

Selain Itu, Massa Juga Mempertanyakan Kepada Para Anggota Dewan Terkait Pengembalian Dugaan Kerugian Uang Negara 663 Juta Rupiah Atas Laporan Badan Pemeriksaan Keuangan, BPK. Aksi Unjuk Rasa Yang Mendapat Pengawalan Ketat Dari Polisi, Sempat Menggelar Aksi Bakar Boneka Tikus Sebagai Simbol Koruptor. Namun Oleh Petugas, Segera Dipadamkan.

Ketua LSM Penjara,Andi Halim Mengatakan, Pihaknya Meminta Pertanggung jawaban Para Anggota Dewan Terkait Berapa Banyak Produk Perda Yang Telah Dibuat Selama Mereka Menjabat.

Sementara Itu,Salah Seorang Anggota Dewan Kota Cimahi,Robin Sihombing Mengaku Cukup Mengapresiasi Atas Aksi Massa Yang Dilakukan.Kendati Demikian,Pihaknya Pun Mesti Meluruskan Kesalahpahaman Khususnya Terkait Pp Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Keuangan DPRD.

Aksi Unjuk Rasa Baru Berhenti,Setelah Beberapa Perwakilan Dari Massa Aksi Diterima Oleh Anggota Dewan Untuk Beraudiensi.

ALGI MUHAMAD GIFARI, BANDUNG TV.