KANWIL III KPPU Di Bandung Hadapi Tantangan Ekonomi Digital

7

Setelah Memiliki Lima Kantor Perwakilan Di Indonesia, Komisi Pengawas Persaingan Usaha Atau KPPU Membuka Kantor Perwakilan Di Kota Bandung, Yang Meliputi Wilayah Jawa Barat, Banten, Dan DKI Jakarta. Kepala Kanwil Tiga Kppu Di Kota Bandung Pun Menyatakan, Pihaknya Menghadapi Tantangan Ekonomi Digital, Yang Sedang Berkembang Terutama Di Ketiga Wilayah Tersebut.

Pangsa Perekonomian JABAR Yang Mencapai 14 Persen Dari Nasional, Dan Pendapatan Asli Daerah Yang Mencapai Setidaknya Dua Puluh Triliun, Diharapkan Tidak Hanya Dinikmati Para Pelaku Usaha Yang Besar. Hal Tersebut Diungkapkan Kepala Kanwil Tiga KPPU Di Kota Bandung, Aru Armando. Menurutnya, Kppu Akan Bersinergi Dengan Pemda Setempat, Untuk Mengantisipasi Hal Tersebut. Selain Itu, Masifnya Pertumbuhan E-Commerce  , Juga Menjadi Tantangan Kppu Saat Ini.

Sementara Itu, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Mengatakan, Saat Ini Dinamika Ekonomi Luar Biasa, Apalagi Melihat Setidaknya Dalam Setahun Ada 30 Kasus Yang Diputuskan Oleh KPPU. Hal Tersebut Menandakan Keadilan Ekonomi Harus Menjadi Sebuah Hal Yang Menjadi Nilai Positif Di Jabar. Jabar Pun Menjadi Penting Untuk Diawasi Kppu, Karena Pergerakan Ekonominya Yang Luar Biasa, Yaitu 5 Koma 6 Persen. Dirinya Pun Mengharapkan Keadilan Sosial Yang Merata, Dan Dinamika Ekonomi Jabar Tidak Kacau Gara-Gara Persaingan Usaha Yang Dipengaruhi Kartel.

Di Bulan Puasa Ini, Untuk Mengatasi Permasalahan Terutama Dalam Hal Tingginya Harga Sembako, Pemprov Jabar Mengatasinya Dengan Mengadakan Operasi Pasar. Salah Satunya, Pada Komoditas Bawang Putih, Yang Harganya Sempat Melambung. Mengatasi Hal Tersebut, Gubernur Meminta Masyarakat Tidak Panic Buying Ataupun Menimbun Sembako. Jika Ada Pihak-Pihak Yang Menyebabkan Kenaikan Harga Yang Merugikan Masyarakat Kecil, Pasti Dikaji Oleh KPPU.

BUDI HARTATI, BANDUNG TV.