Upah Minimum Khusus Perkebunan di Jabar Rp 1.716.000/Bulan

55

BISNIS BANDUNG—Upah minimum  khusus perusahaan perkebunan besar negara dan swasta di Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 ditetapkan sebesar Rp 1.716.000,00 per bulan. Demikian  Keputusan Gubernur Jabar, Mochmad Ridwan Kamil  sebagaimana tertuang dalam Kepgub Jabar No 561/Kep.345-Yanbangsos/2019 tentang upah minimum khusus perusahaan perkebunan besar  negara dan swasta.

Kepgug Jawa Barat yang ditetapkan tanggal 17  Mei 2019 tersebut berlaku atau dibayarkan sejak Januari 2019.

Dasar  besaran  upah minimum khusus perkebunan tersebut merupakan kesepakatan bipartit antara Gabungan Pengusaha Perkebunan Jabar dan Banten (GPP-Jabar Banten) selaku organisasi pengusaha perkebunan mewakili pengusaha perkebunan negara dan besar swasta dengan Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F-SPPP SPSI) Jabar mewakili Pekerja Perkebunan Besar Swasta anggota F-SPPP SPSI dan Serikat Pekerja Perkebunan (SP BUN) PTPN-VIII mewakili Perkerja Perkebunan PTP Niusantara VIII  serta Serikat Pekerja Perkebunan Mandiri di Perkebunan Swasta.

Kepada pers  Kepala Disnakertrans Jabar, Mochamad Ade Afriandi pekan ini menyebutkan, keberadaan  perkebunan memiliki peranan penting dan strategis dalam pembangunan daerah, terutama untuk menikmati kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.  Di samping adanya penerimaan daerah, penyediaan lapangan kerja, perolehan nilai tambah dan daya saing serta optimalisasi  pengelolaan sumber daya alam secara  berkelanjutan.

Oleh sebab itu,  menjaga  keberlangsungan usaha perkebunan besar negara dan swasta, kondisivitas lingkungan kerja dan menghindari PHK, sangat perlu diberikan perlindungan melalui pemberian upah minimum khusus perusahanan perkebunan besar negara dan swasta, demikian Ade Afriandi.(B-002)***