Paska Lebaran, 35 Ribu Kaum Urban Adu Nasib di  Bandung

21

BISNIS BANDUNG- Paska Lebaran Idul Fitri 1440, Kota Bandung diprediksi masih  menjadi tujuan  migrasi atau kaum urban  yang mengadu nasib  mencari pekerjaan  dari daerah lainnya.

Berdasarkan data Disdukcapil Jabar, jumlah warga yang akan melakukan urbanisasi ke Kota dan Kabupaten Bandung  diperkirakan sekira 35 ribu orang. Rata-rata warga yang  migrasi ke Kota Bandung dan Kabupaten Bandung mencari pekerjaan di sektor informal.

“Prediksi tersebut didapat dari hasil penelitian Disdukcapil,” kata Kadisdukcapil Jabar Heri Suherman dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate Jl Diponegoro, Bandung, (Selasa, 28 Mei 2019).

Selain di Bandung, wilayah lainnya di Jawa Barat yang menjadi daerah tujuan urbanisasi lainnya adalah Kabupaten dan Kota Bogor, Bekasi, dan Depok.

“Sedangkan untuk warga dari luar Jawa Barat paling banyak melakukan urbanisasi ke daerah Bogor, kemudian ke Bekasi dan Depok. Itu urbanisasi mencari kerja untuk sektor formal seperti industri sekira 45 ribu orang,” kata Heri.

Ia menuturkan ada sejumlah dampak negatif berupa dampak sosial yang ditimbulkan dari urbanisasini,  jika pendatang tanpa keahilan kerja akan menimbulkan pengangguran. Selain itu juga bisa meningkatkan kriminalitas dan menimbulkan permukiman kumuh.

Lebih lanjut Heri mengatakan untuk mengatasi masalah urbanisasi tersebut Pemprov Jawa Barat telah menyiapkan berbagai jenis program kerja yang menitikberatkan pembangunan di pedesaan. Umpamanya, program tersebut One Village One Company (Ovoc)) untuk mewujudkan satu desa satu Bumdes, program Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara), dan program Desa Wisata. (B-002)***