Operasi Ketupat Lodaya Dimulai Rabu Dinihari

13

Untuk Menjaga Kondusivitas Jawa Barat Selama Arus Mudik Dan Balik Lebaran 2019, Petugas Gabungan Yang Terdiri Atas Kepolisian, Tni, Dinas Terkait, Satpol Pp, Pramuka, Ormas, Dan Organisasi Kepemudaan, Menggelar Apel Gelar Pasukan Di Jalan Depan Gedung Sate Bandung, Selasa Pagi. Apel Tersebut Sekaligus Menandai Dimulainya Operasi Ketupat Lodaya 2019, Rabu 29 Mei Dinihari Hingga Senin 10 Juni Mendatang.

Apel Gelar Pasukan Digelar Di Jalan Depan Gedung Sate Bandung, Selasa Pagi, Dengan Diikuti Jajaran Kepolisian, Tni, Dinas Terkait, Satpol Pp, Pramuka, Ormas, Dan Organisasi Kepemudaan.

Dalam Apel Tersebut, Kapolda Jabar Membacakan Amanat Kapolri, Yang Menyatakan Operasi Ketupat Diselenggarakan Selama 13 Hari Mulai Rabu 29 Mei Dini Hari. Karena Berbarengan Dengan Tahapan Pemilu, Potensi Kerawanan Dalam Operasi Ketupat Lodaya Kali Ini Semakin Kompleks. Sebelas Polda Pun Menjadi Prioritas Pengamanan, Satu Diantaranya Polda Jabar. 160 Ribu 335 Personel Gabungan Pun Dikerahkan, Dengan Setidaknya 32 Ribu 7 Ratus Dari Jabar, Untuk Mengamankan Terminal Bus, Stasiun Kereta, Pelabuhan, Bandara, Pusat Perbelanjaan, Masjid, Dan Objek Wisata. Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi Pun Menyatakan, Dirinya Bersama Pangdam Tiga Siliwangi Sudah Mengecek Jalur Mudik.

Sementara Itu, Menurut Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol M Aris, Semua Jalur Mudik Sudah Siap Digunakan Sejak H Min 10 Lebaran. Namun, Senin Malam, Pihaknya Baru Selesai Memperbaiki Jalur Di Kilometer 119 Hingga 124. 5 Koma 5 Kilometer Tol Cisundawu Pun Sudah Dibuka Bagi Mobil Kecil Untuk Mengatasi Kemacetan Di Cadas Pangeran.

Kapolda Jabar Pun Menegaskan, Setiap Tindakan Pidana Dalam Masa Mudik Dan Lebaran, Akan Ditindak Sesuai Aturan Yang Berlaku.

BUDI HARTATI, BANDUNG TV.